Waringin Hospitality Buka Hotel Baru di Kota Bekasi

Marketing Hotel Hospitality saat menunjukkan fasilitas hotel. Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Marketing Hotel Hospitality saat menunjukkan fasilitas hotel. Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

MANAJEMEN Waringin Hospitality Hotel Group membuka unit baru di Jalan Cut Meutia, Kelurahan Sepanjangjaya, Kecamatan Rawalumbu.

Direktur Pengembangan Bisnis Waringin Hospitality, Herry Suwandi, mengatakan jika gedung berlantai lima ini diberi nama Hotel 88 dengan biaya pembangunan senilai Rp42 miliar.

Tarif inap hotel bintang dua ini selama masa pembukaan (opening rate) sebesar Rp370 ribu. Sementara tipe deluxe tarifnya Rp470 ribu per malam.

Masa opening rate ini berlaku selama satu bulan. Setelah itu tarif naik di kisaran harga Rp700.000 sampai Rp800.000 per malam.

“Penetapan tarif berdasarkan hasil kajian tim marketing kami dengan sasaran bisnis dan family (keluarga),” kata Herry.

Herry sengaja menyasar Kota Bekasi karena menjadi daerah perlintasan masyarakat DKI Jakarta menuju Provinsi Jawa Barat dan arah sebaliknya.

Apalagi ruas Jalan Cut Meutia Kota Bekasi menjadi koridor lintasan transportasi masyarakat yang diapit oleh dua gerbang tol, yakni Tol Bekasi Barat dan Tol Bekasi Timur.

“Posisi hotel ini berada di tengah-tengah, arah kiri Bekasi Barat dan arah kanan Bekasi Timur. Lalu lintas masyarakat Jabar yang mengarah ke Jakarta juga harus melintasi Kota Bekasi,” ujar Herry.

Dia menilai, Kota Bekasi saat ini telah menjelma sebagai kawasan metropolitan yang menjanjikan dari sektor bisnis perhotelan.

Karena, lokasi Kota Bekasi bersebelahan dengan Ibu Kota, serta menjadi gerbang dari Provinsi Jawa Barat.

Lanjutnya, Kota Bekasi juga bagian dari perkembangan tata ruang wilayah Jawa Barat yakni, Cirebon Raya yang menyasar kawasan Bogor-Depok-Bekasi-Karawang-Purwakarta (Bodebekkapur).

“Kota Bekasi ini akan menjadi kawasan-kawasan penting sebagai area perlintasan yang menjajikan dalam sektor bisnis,” ujarnya.

Dengan diresmikannya Hotel 88 Bekasi, maka jumlah hotel yang dibangun Waringin Hospitality mencapai 16 unit.

Tiga di antaranya adalah Hotel Luminor dengan kelas bintang tiga yang seluruhnya tersebar di wilayah Indonesia.

Dia mencatat, ada tujuh hotel lagi yang bakal diresmikan Waringin Hospitality di tahun 2018.

Tujuh hotel itu terletak di lima provinsi yakni di Blok M dan Mangga Besar di DKI Jakarta; Sidoarjo dan Jember di Jawa Timur; Tanjung Selor di Kalimantan Utara, Banjarmasin di Kalimantan Selatan dan Purwokerto di Jawa Tengah.

Direktur Penjualan dan Pemasaran Waringin Hospitality, Metty Yan Harahap menambahkan, nilai lebih yang ditawarkan oleh hotel ini yakni 88 jenis makanan.

Menurut dia, jenis makanan sebanyak ini tidak akan ditemukan di hotel bintang dua mana pun selain Hotel 88.

“Untuk hotel bintang dua biasanya jenis makanan yang ditawarkan hanya dua saja. Sengaja jenis makanan kita perbanyak karena untuk menyesuaikan budaya masyarakat yang kerap mencicipi hidangan,” kata Metty.

Selain hidangan yang lebih varian, keberadaan hotel ini juga dilengkapi tempat wisata seperti Taman Buaya Indonesia, Gedung Juang 45, Situ Cibeureum, Hutan Kota Bekasi, Taman Rusa Kemangpratama dan Curug Parigi serta pusat perbelanjaan.

Apalagi Kota Bekasi sedang giat-giatnya pembangunan berskala nasional yakni kereta api ringan (Light Rail Transit/LRT), Jakarta-Cikampek Elevated dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …