Jadi Penjual Miras karena Tergiur Keuntungan

Polisi menghadirkan tersangka yang menjual miras oplosan, Rabu (18/4/2018). (Foto: M Yakub/GoBekasi)

Polisi menghadirkan tersangka yang menjual miras oplosan, Rabu (18/4/2018). (Foto: M Yakub/GoBekasi)

SEORANG tersangka penjual miras oplosan, WP mengaku hanya menjual minuman keras oplosan gingseng.

Setiap kantong plastik berukuran satu liter dijual Rp20 ribu ke setiap pelanggannya.

“Saya juga bekerja di sana, toko bukan milik sendiri,” kata pria asal Padang, Sumatera Barat ini.

Dalam sehari, dia mampu menjual sekitar 20 kantong miras. Namun, bila akhir pekan, penjualannya bisa mencapai 30 bungkus lebih.

Karena itu, omzetnya bisa mencapai Rp700 ribu hingga Rp1 juta lebih.

“Pembelinya umum, pemuda maupun orang dewasa,” kata pria yang mengaku baru tiga bulan berjualan jamu ini.

Kiwil menambahkan, berjualan minuman keras jenis gingseng lebih mudah mendapatkan uang.

Dalam sehari, mantan kuli bangunan ini bisa mendapatkan upah hingga Rp80 ribu

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Perlindungan Konsumen dengan ancaman penjara 5 tahun dan denda Rp2 miliar. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …