Calon Wagub Jabar Ini Teladani Sikap KH. Noer Ali

KH.Noer Ali. Foto: Goggle

KH.Noer Ali. Foto: Goggle

CALON Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku kagum pada sosok KH. Noer Ali, tokoh perjuangan agama dan kemerdekaan dari kalangan pesantren di Bekasi.

“Sebagai tokoh Masyumi (Majelis Syuro Muslimin Indonesia), baik dia partainya selalu bersikap tegas dan berani bersikap dalam setiap event politik,” kata Uu, Sabtu (14/4/2018).

Menurut Uu, KH. Noer Ali juga pejuang keagamaan, dengan mendirikan pesantren At-Taqwa yang telah mencetak ribuan alumnus.

Saat zaman penjajahan, dia juga ikut dalam berbagai pergerakan melawan penjajah.

Sebagai Komandan III Hisbullah Bekasi, dia juga menghimpun para santri dan pemuda untuk mengusir Belanda.

Kelihaian KH. Noer Ali dalam berstrategi sehingga selalu lolos dari jeratan Belanda, membuat KH. Noer Ali dijuluki si belut putih.

Serangannya terhadap pos-pos Belanda di wilayah Karawang-Bekasi yang masif, membuatnya dijuluki sebagai Singa Karawang-Bekasi.

“Keberaniannya sebagai ulama besar itulah yang menjadi inspirasi bagi saya. Kehebatannya memimpin sebuah pertempuran, harus dimaknai sebagai ketegasannya dalam memimpin,” ujarnya.

Tak hanya itu, KH. Noer Ali juga pernah menjadi Plt Bupati Bekasi. Menurut Kang Uu, ini uniknya seorang kiai jadi Plt Bupati Bekasi.

“Beliau bisa disebut ulama sekaligus umaro. Kalau dia bukan politisi, tidak mungkin mau memegang pemerintahan,” tuturnya.

Pemerintah juga, menurut Uu, sudah mengakui eksistensi KH. Nur Ali, terbukti bahwa dia sudah dinobatkan sebagai pahlawan kemerdekaan.

Karena itu, sambungnya, Rindu (Ridwan Kamil–Uu) memprioritaskan Perda Pesantren untuk meningkatkan pendidikan dan kesejahteraan pesantren.

Selama beberapa kali blusukan ke pesantren, dia melihat ada 2 karakteristik pesantren.

Satu pesantren salafiyah, dan kedua pesantren yang ditambah pendidikan formal.

Pesantren Salafiyah kurang bisa berkembang dibandingkan dengan pesantren yang ada pendidikan formalnya, karena mereka didukung oleh bantuan pemerintah.

“Ke depan, Rindu akan mengawali dengan Perda Pesantren, akan memperhatikan pesantren salafiyah dan pesantren modern,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …