Penjual Miras Oplosan Terancam Pasal 338 tentang Pembunuhan

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto saat gelar perkara tersangka penjual miras oplosan dan obat keras tanpa resep dokter, Senin (9/4/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto saat gelar perkara tersangka penjual miras oplosan dan obat keras tanpa resep dokter, Senin (9/4/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

KEPOLISIAN Resor Metropolitan Bekasi Kota, sedang mengkaji untuk merubah pasal bagi penjual minuman keras atau miras oplosan yang menewaskan 7 orang di Kota Bekasi.

Dalam peristiwa itu, polisi menangkap tersangka Ugi alias Ompong sebagai pengecer miras oplosan dan Doni sebagai perakit.

Ugi dan Doni ditangkap petugas  di Toko Jamu air Mancur Jalan Raya Jatimekar RT 02/12 No.22 Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih.

Mereka disangka melanggar pasal 146 ayat (1) Jo Pasal 142 Jo, Pasal 91 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan dan undang-undang darurat tentang kesehatan.

“Kini kami sedang mengkaji, jika terbukti para korban tewas akibat miras oplosan, terangka kami sangkakan Pasal Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15-20 tahun penjara,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, Jumat (13/4/2018).

Ia berasumsi jika para penjual miras oplosan sudah mengetahui bahaya bagi konsumennya bila di konsumsi akan tewas. Hanya saja, kata Indarto, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium.

“Ketika dijual, mereka (pelaku) sudah mengetahui bahwa akan membahayakan bagi kesehatan. Maka itu kami akan kenakan Pasal 338. Saat ini kami masih tunggu hasil otopsi organ tubuh di lab berikut sample mirasnya,” tandas Indarto. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …