DEBAT PUBLIK: Rahmat Effendi Tanya Laju Ekonomi pada Nur Supriyanto, Dijawab Begini

Foto kiri ke kanan (Calon WaliKota Nomor 2 Nur Supriyanto, menjawab pertanyaan dari Calon Walikota Nomor 1 Rahmat Effendi)

Foto kiri ke kanan (Calon WaliKota Nomor 2 Nur Supriyanto, menjawab pertanyaan dari Calon Walikota Nomor 1 Rahmat Effendi)

Debat kandidat pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi yang di fasilitasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi berlangsung di Gedung Al-Muhajirien, Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, Rabu (11/3/2018).

Hingga 50 menit debat berlangsung, Paslon 1 tampak menjawab pertanyaan moderator dengan suara menggelegar dan mendetail. Sedangkan Paslon 2 sebaliknya, Nur Supriyanto dengan intonasi suara datar memaparkan jawaban secara umum.

Baca juga:
Ketua KPU Buka Debat Publik

Pendukung kedua paslon padati Al Muhajirien

Pada satu kesempatan masing-masing paslon melempar pertanyaan, paslon 1 Calon Wali Kota Rahmat Effendi melemparkan pertanyaan kepada Paslon 2 Calon Wali Kota Nur Supriyanto.

Petahana yang biasa disapa Pepen itu menanyakan soal bagaimana agar Masyarakat Kota Bekasi sejahtera dan tidak perlu mendapat subsidi dari pemerintah.

“Mas Nur, saya ingin mendapatkan gambaranlah berkenaan dengan laju pertumbuhan ekonomi akan melintasi batas-batas kesejahteraan. Pada saat masyarakat sejahtera maka tidak ada lagi subsidi kepada masyarakat yang tidak mampu dari pemerintah, kira-kira apa yang bisa bapak berikan terhadap laju pertumbuhan,” tanya Pepen dengan suara lantang.

Moderator kemudian memberikan kesempatan kepada Paslon 2 untuk menjawab. Nur membuka jawaban dengan gambaran umum tentang pembangunan dan penyerapan tenaga kerja di Kota Bekasi, kemudian dilanjutkan memaparkan program yang akan dibangun jika dia terpilih jadi Walikota Bekasi.

“Kita membangun sebuah program 5 studio besa yang bisa menyerap tenaga kerja, karena ini akan menjadi ikon kota bekasi karena disana akan dibangun hotel dan lain sebagainya, ini akan menyerap tenaga kerja karena hampir seluruh orang akan tinggal disini, tentu ini akan menumbuhkan faktor ekonomi besar,” jawab Nur yang kemudian dipotong moderator karena waktu yang diberikan telah habis.

Debat Publik pertama ini adalah rangkaian dari 3 debat publik yang diagendakan KPU Kota Bekasi. (lea/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …