Panwaslu Kota Bekasi Kawal Kebutuhan Penyandang Disabilitas di Pilkada 2018

(Ilustrasi)Para penyandang disabilitas mendapatkan kursi roda dari Dinas Sosial Kabupaten Bekasi  di Kecamatan Cibitung. RAIZA/RADAR BEKASI

(Ilustrasi)Para penyandang disabilitas mendapatkan kursi roda dari Dinas Sosial Kabupaten Bekasi di Kecamatan Cibitung. RAIZA/RADAR BEKASI

KAUM disabilitas Kota Bekasi diharapkan menyuarakan aspirasinya terkait kemudahan aksesibilitas mereka dalam menggunakan hak pilihnya di Pilkada serentak 2018.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu, Novita Ulya Hastuti, menjelaskan, peran para penyandang disabilitas sangat penting dalam setiap pemilu.

Terlebih, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk memilih calon kepala daerah dalam setiap pemilu.

“Untuk itu, kami akan mengawal mereka agar kebutuhan mereka bisa terfasilitasi dengan baik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU),” ujarnya, Selasa (10/4/2018).

Menurutnya, fasilitas yang harus disediakan KPU salah satunya adalah alat bantu pencoblosan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Selain itu, bantuan dari petugas kepada para penyandang disabilitas yang tidak mampu mencoblos sendiri dengan ketentuan wajib menjaga kerahasiaan.

“Mereka juga bisa berperan memastikan aksesibilitas yang dibutuhkan pemilih difabel dapat terpenuhi. Jika tidak ada peran dari para penyandang disabilitas dalam pemilu, maka pemilu sukses tidak sepenuhnya berhasil meski regulasinya sudah jelas,” katanya.

Kaum disabilitas, kata dia, bisa mendorong KPU memproduksi materi-materi sosialisasi yang bisa diakses oleh para penyandang disabilitas.

Termasuk, lanjutnya, memasukkan isu disabilitas dalam debat, hingga bahasa isyarat yang ditampilkan saat debat kandidat calon kepala daerah berlangsung.

“Sejauh ini, terutama dalam hal pendataan pemilih, KPU telah menunjukan komitmennya dengan mendata semua (kelompok marginal dan rentan) tanpa ada pengecualian lagi,” ujarnya.

Panwaslu Kota Bekasi sendiri berkomitmen untuk memantau agar hak politik kelompok marginal dan rentan tetap terakomodasi.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan terus memantau apakah ada kelompok tertentu yang nantinya tidak memiliki akses yang sama dengan orang lain, karena faktor satu dan hal lainnya.

Lebih lanjut Novita menyebutkan, jumlah penyandang disabilitas di Kota Bekasi adalah diatas 1000 jiwa. Mereka dari berbagai kalangan. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …