Ormas PP dan TNI AU Sudah Berdamai, Hukum Tetap Berlanjut

Ilustrasi

Ilustrasi

ORGANISASI Masyarakat Pemuda Pancasila (PP) dan Anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI/AU) sudah melakukan perdamaian.

Perdamaian itu terjalin ketika Ketua Ormas PP, Ariyes mendatangi Markas TNI AU dan juga bertemu di Markas Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, belum lama ini.

Mereka membahas perihal kasus penganiayaan dua anggota TNI AU yaitu, Praka Ade Septiyanto dan Praka Hendrik Kareh di Pondok Gede, oleh belasan oknum PP saat meminta 9 buah durian kepada korban Praka Ade.

Meski sudah menyepakati perdamaian, bukan berarti tindak pidana penganiayaan oleh belasan ormas terhadap Praka Ade dan Hendrik di berhentikan.

“Proses hukum terus berlanjut, kami masih cari pelakunya,” kata Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, Senin (9/4/2018).

Petugas baru menangkap satu tersangka, Muhammad Aldi Pratama tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jalan Kramat Jadi, Pondok Gede.

Indarto menyampaikan, jika 14 pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu sudah keluar dari Kota Bekasi.

Indarto memastikan jika petugas sudah mendapati jejak para pelaku yang berupaya kabur dari Kota Bekasi. Namun, Indarto belum mau membuka dimana para pelaku bersembunyi.

“Kami masih buru para pelaku yang sudah meninggalkan Kota Bekasi,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …