Tak Ada Rekaman CCTV pada Peristiwa Pembakaran Pos dan Mobil Milik Ormas PP

Tampak pos dan mobil operasional Pemuda Pancasila yang terbakar di Jatiwaringin, Kota Bekasi, Rabu (28/3/2018). (Foto: Pepeng)

Tampak pos dan mobil operasional Pemuda Pancasila yang terbakar di Jatiwaringin, Kota Bekasi, Rabu (28/3/2018). (Foto: Pepeng)

KEPOLISIAN Resor Metro Bekasi Kota masih menyelidiki peristiwa pembakaran posko dan mobil operasional milik Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila (Ormas PP) yang terjadi di Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede.

Kepala Subbagian Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing, belum menemukan bukti baru. Soalnya, tak ada rekaman CCTV yang bisa dijadikan petunjuk bagi polisi.

“Soal apakah ada rekaman CCTV, tidak ada. TKP kebetulan tanah kosong yang dijadikan tempat parkir warga dan gerobak orang berjualan,” tutur Erna, Jumat (30/3/2018).

Sebelumnya, sekelompok orang membakar dan merusak posko sebuah ormas di jalan Raya Gamprit, RT 01/014, Jatiwaringin, Pondok Gede.

Kejadian yang berlangsung dini hari tersebut menyebabkan posko dan sebuah mobil milik ormas tersebut terbakar.

Menurut keterangan saksi-saksi sementara, para pelaku berjumlah 30 orang dengan mengendarai 15 unit sepeda motor. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …