Pendukung Paslon Harus Lebih Bijak di Medsos

Ilustrasi Hatespeech atau ujaran kebencian

Ilustrasi Hatespeech atau ujaran kebencian

DI jejaring sosial atau medsos para pendukung semakin memanas saat mengkampanyekan jagoan mereka, tak heran  para pendukung ini meng-update status dengan saling ejek.

Menanggapi akan hal ini, Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi, mengatakan hati-hati jangan sampai mengarah ke ujaran kebencian dan fitnah serta berita bohong.

“Karena bisa kena pasal UU ITE. Berharap masyarakat lebih bijak dalam bermedsos, tak perlu menjelek-jelekan calon lain. Pendukung calon harus lebih bijak dalam memanfaatkan kebebasan berekspresi,” kata Ucu, Jumat (30/3/2018)

Ia menegaskan, berkomitmen untuk menyelenggarakan pilkada harus damai, pilkada harus bersih, berintegritas dan berkredibel.

Apabila pasangan calon melanggar administrasi maka akan didiskualifikasi dan paslon harus mematuhi aturan.

“Di media sosial mengotori status yang ada, kampanye hitam, hoax beredar. Saya mengimbau masyarakat agar anti hoax. Menjaga keamanan santun dalam kampanye dan menyampaikan pendapat,” tegasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …