Jasa Marga Bakal Bantu Sosialisasi Sistem Ganjil Genap

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di ruas Tol Jakarta - Cikampek KM 15, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (24/12). Memasuki libur Natal dan Tahun Baru ruas Tol Jakarta - Cikampek akan terus di padati kendaraan baik yang akan menuju Jawa Barat dan Jawa Tengah. Foto : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di ruas Tol Jakarta - Cikampek KM 15, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (24/12). Memasuki libur Natal dan Tahun Baru ruas Tol Jakarta - Cikampek akan terus di padati kendaraan baik yang akan menuju Jawa Barat dan Jawa Tengah. Foto : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

PT. Jasa Marga (Persero) bakal membantu sosialisasi penerapan sistem ganjil genap di Tol Jakarta-Cikampek melalui GT Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

Bahkan, Jasa Marga telah menyiapkan segala kebutuhan ketika kebijakan tersebut mulai diimplementasikan. Diantaranya adalah dengan menempatkan petugas LJT, Satgas Kamtib, dan PJR di akses masuk gerbang tol.

Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani, meyakini jika volume lalu lintas di Ruas Jakarta-Cikampek dapat berkurang hingga lebih dari 30 persen dengan penerapan sistem ganjil genap.

“Asalkan masyarakat benar-benar memanfaatkan bus Transjabodetabek yang telah disediakan, dan memaksimalkan paket kebijakan lainnya,” kata Dessy, Senin (5/3/2018).

Menurutnya, demi kelancaran pelaksanaan paket kebijakan tersebut, Jasa Marga juga selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Ia mengharapkan, kebijakan tersebut dapat mengurangi kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang kerap terjadi sejak pembangunan berbagai proyek infrastruktur dengan skala besar di ruas tersebut.

Seperti diketahui, aturan ganjil genap di Tol Jakarta-Cikampek mulai berlaku khusus kendaraan golongan III, IV dan V pada 12 Maret 2018 mendatang, pada pukul 06.00-09.00 WIB.

Selain ganjil genap, juga ada peraturan lain yang akan diterapkan, adalah jalur khusus angkutan bus yang terletak di lajur 1 atau tepat disamping bahu jalan tol.

Angkutan masal lainnya seperti bus pariwisata maupun bus yang mengangkut karyawan boleh melewati jalur tersebut. Apabila truk ataupun kendaraan pribadi melewati jalur tersebut akan terkena sanksi.

Pemerintah telah menyiapkan bus Taransjabodetabek Premium dan titik keberangkatannya arah Jakarta dengan tarif Rp20 ribu per orang, yakni di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

Tarif bus lebih mahal dibanding angkutan umum lain karena fasilitas yang ditawarkan cukup berkelas. Bus dilengkapi televisi, charger gawai, Wi-Fi gratis dan kamera CCTV sebagai pengamanan.

Bagi pengendara mobil yang ingin beralih ke angkutan umum, disarankan agar memarkirkan kendaraannya di tiga kantong parkir yang telah disediakan.

Pemerintah telah menggandeng tiga pengelola parkir yakni Mega City Bekasi, Kawasan LRT City di Bekasi Timur dan Bekasi Trade Center (BTC). Tarif akan berlaku flat sebesar Rp10 ribu, bila disertai tiket Jabodetabek. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …