Suporter Persikasi Turun Kejalan Suarakan Pembenahan Dibawah Naungan Wabup Bekasi

Suporter Persikasi tengah membentangkan spanduk Save Persikasi pada sebuah laga, sebagai bentuk protes terpuruknya klub Persikasi.

Suporter Persikasi tengah membentangkan spanduk Save Persikasi pada sebuah laga, sebagai bentuk protes terpuruknya klub Persikasi.

KONDISI Persatuan Sepak Bola Kabupaten Bekasi (Persikasi) yang dirundung masalah dan minim prestasi, membuat suporter Persikasi meradang.

Puluhan Suporter yang mengatasnamakan Persikasi Fans, menduduki Stadion Wibawa Mukti, Kecamatan Cikarang Timur, Minggu (10/12/2017).

Aksi suporter dilakukan, menyusul sudah adanya pergantian Ketua Persikasi yang awalnya dari Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi, Romli, kini jatuh ke tangan Wakil Bupati, Eka Supria Atmaja, sesuai mandat yang diberikan oleh Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin.

Bagi Persikasi Fans, ketua baru saat ini harus bisa dekat dengan semua pihak. Termasuk pada suporter yang selama ini terus memberikan dukungan, meskipun dalam kondisi bobrok.

“Aksi ini tujuannya mengenalkan Persikasi ke masyarakat sekitar. Bahwa saat ini pendukung Persikasi itu ada,” ujar ketua Persikasi Fans Irfan Aples Tecuari, pada Radar Bekasi (Group Gobekasi), Senin (11/12/2017).

Selain itu, dalam orasinya ada beberapa poin dan harapan para suporter yakni terkait kesiapan menghadapi kompetisi musim 2018. Mereka menuntut Persikasi wajib untuk ikut serta.

“Tahun 2018 atau liga yang akan datang persikasi wajib ikut serta. Seharusnya, pembinaan usia dini ditiap wilayah sudah berjalan,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata dia, atas nama suporter persikasi fans mendukung sepenuhnya wakil bupati menjadi ketum persikasi. Asalkan, memiliki tujuan yang jelas.

“Teman- temen siap turun aksi bilamana ada yang melenceng dari kepengurusan sekarang,” katanya.

Jika serius, kata dia, Wakil Bupati harus bersedia duduk bersama suporter membicarakan program kepemimpinannya kedepan.

“Kami bisa saja mengundangnya, ke tempat biasa kami kopdar (Kopi darat),” imbuhnya.

Ia menambahkan, salah satu yang perlu diperhatikan lagi yakni soal merger. Baginya, merger yang direncanakan akan merugikan persikasi kedepan.

“Kami atas nama persikasi fans menolak keras wacana merger. Sekalipun itu terjadi, kami akan langsung menemui ketum persikasi dengan masa yang lebih besar,” tegasnya.

Dilain tempat, eks Ketua Persikasi, Romli, saat sitemua di Sekretariat KONI Kabupaten Bekasi, Jalan Rawa Tembaga, Kecamatan Bekasi menyampaikan, untuk saat ini SK kepengurusan persikasi dibawah nakhoda baru, Eka Supria Atmaja belum selesai

“Kita masih menunggu SK resmi, Eka memimpin persikasi. Saya sendiri sudah menyerahkan penuh, dan saya sendiri akan mengawal kepemimpinannya bersama pecinta sepak bola di Kabupaten Bekasi, bagaimana pun, agar berkembang harus tetap bersama-sama,” tandasnya. (dan/pj/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …