Bukan ‘Ahok Efek’, Ini Penyebab Kekalahan PDIP di Pilkada Kabupaten Bekasi

Kampanye akbar Calon Bupati Meilina Kartika Kadir-Abdul Kholik (MENARIK) berfoto bersama Waras Warsito dalam Kampanye Akbar, Sabtu (11/02/2017). FOTO: Muhammad Yakub/GoBekasi

Kampanye akbar Calon Bupati Meilina Kartika Kadir-Abdul Kholik (MENARIK) berfoto bersama Waras Warsito dalam Kampanye Akbar, Sabtu (11/02/2017). FOTO: Muhammad Yakub/GoBekasi

KETUA TIM Pemenangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bekasi dari nomor urut 1 Meilina Kartika Kadir-Abdul Kholik (MENARIK), Waras Wasisto, memastikan kekalahan paslon yang diusung PDIP, PPP dan PKB dalam Pilkada Kabupaten Bekasi bukan karena Ahok Efek.

“Saya sampaikan, kalahnya Melli sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak ada kaitannya dengan kasus yang menimpa Ahok, ini memang murni sosok Melli yang belum banyak di kenal oleh masyarakat,” kata dia, Jumat (24/2/2017) kepada GoBekasi.co.id usai menggelar reses I  di Bekasi Selatan.

Menurut Waras, kalahnya MENARIK dalam pertarungan Pilkada Kabupaten Bekasi dikarenakan kurangnya figur Melli dimata masyarakat.  Meskipun, tidak sedikit masyarakat Kabupaten Bekasi yang ikut dalam aksi bela islam menuntut kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok sebagai Calon Gubernur yang diusung PDIP.

“Pokoknya itu semua tidak ada kaitannya dengan Ahok, buktinya kita menang dalam Pilkada serentak 2016. Ada 101 daerah yang melaksanakan Pilkada, dan kita berhasil memenangkan 57 daerah dari berbagai provinsi, di Jawa barat Kota Cimahi kita menang, sedangkan Kabupaten Bekasi dan Tasikmalaya kita kalah,” tutur dia.

Ketua Fraksi PDIP di DPRD Jawa Barat ini juga menanggapi perihal pernyataan Partai Anak Cabang (PAC) yang meminta agar Melli sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi mundur dalam kursi pimpinannya.

Tidak tanggung – tangung, dari 23 PAC yang ada di Kabupaten Bekasi, seluruhnya meminta calon bupati yang gugur itu mundur sebagai Ketua DPC PDIP. Mereka menganggap Melli sosok yang tidak memiliki jiwa kepemimpinan, elektabilitas Melli pun dipertanykan setelah kalak telak dalam Pilkada 2016.

“23 PAC itu sudah menyakatan sikap ke DPD dan DPP PDIP. dan saya tegaskan ini masih dalam pembahasan, bahkan aspirasi para kader itu hasilnya ada pada penentuan DPP. Semua mekanisme di internal partai menunggu hasil penentuan DPP,” tandas dia. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …