Diperkosa di Rumahnya, Anak Nelayan Muaragembong Trauma

Korban bersama orangtua membuat laporan di Mapolsek Muaragembong, Jumat (6/1/2016). FOTO: Andi Saddam Husein/GoBekasi

Korban bersama orangtua membuat laporan di Mapolsek Muaragembong, Jumat (6/1/2016). FOTO: Andi Saddam Husein/GoBekasi

SEORANG pelajar di bawah umur asal Muaragembong, sebut saja Sekar (16) menjadi korban pemerkosaan. Didampingi Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAID) Kabupaten Bekasi Muhammad Rojak, keluarga korban membuat laporan ke Mapolres Metro Bekasi, Cikarang Utara, Jumat (6/1/2017).

Jelas Rojak, pada 29 Desember 2016 di sebuah desa di Muaragembong, ayah Sekar, N  syok mengetahui kabar tersebut. Kemudian ia mengabarkan kerabatnya, R. Tak lama R datang ke rumah korban.

“Di sana korban bercerita kepada ayahnya dan kerabat ayahnya bahwa telah disetubuhi oleh AH di rumahnya sendiri,” ucap Rojak.

Sekar sendiri masih trauma dan lebih banyak bungkam. Sementara AH si pelaku ambil langkah seribu, ia kini sedang diburu Polsek Muaragembong dan Polres Metro Bekasi atas dasar LP/014/09-SPKT/K/I/2017/Restro Bekasi.

Pelaku terancam terjerat Pasal 81 Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Sebelumya korban  telah menjalani visum di Rumah Sakit Pusat Polri (RSPP) di Kramat Jati, Jakarta Timur selama 2 hari pada 4—5 Januari 2017.

“Kita akan terus dampingi korban agar pelaku tertangkap dan kita juga akan upayakan penyembuhan trauma psikologis agar dia dapat beraktivitas seperti biasa,” tutupnya. (dam/gob)

 



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …