Harga Bumbu Dapur Meroket, Pedagang Kebingungan

(Ilustrasi) Salah seorang pedagang rokok di Cikarang Baru mengeluhkan rencana kenaikan harga jual rokok, Minggu (28/8/2016). (Foto: Dokumentasi/GoBekasi)

(Ilustrasi) Salah seorang pedagang rokok di Cikarang Baru mengeluhkan rencana kenaikan harga jual rokok, Minggu (28/8/2016). (Foto: Dokumentasi/GoBekasi)

JELANG Natal, harga berbagai jenis kebutuhan pokok masyarakat, utamanya bumbu dapur seperti cabai rawit dan bawang merah yang dijual pedagang di pasar tradisional Kota Bekasi sudah 3 hari terakhir terus mengalami kenaikan.

Ema Ika (48) pedagang nasi di Kota Kayuringin, mengungkapkan, kenaikan harga ini selalu terjadi di saat menjelang hari – hari besar seperti libur natal, kebutuhan pokok masyarakat yang saat ini mengalami kenaikan harga.

Kenaikan harga yaitu, cabe rawit merah asalnya Rp60.000 per kilogram, menjadi Rp68.000 per kilogram, Cabe hijau asalnya Rp24.000 per kilogram menjadi Rp32.000 per kilogram, Bawang merah asalnya Rp24.000 menjadi Rp30.000, dan caisim asalnya Rp6.000 menjadi Rp8.000.

“Jadi harga – harga ini selalu setiap ada hari besar pasti aja naik. Satu naik, eh yang lainnya juga ikut – ikutan. Sekarang katanya harga – harga naik karena menjelang Natal dan tahun baru, tapi gak tau juga penyebab pastina karena apa,” ujar dia, Jumat (23/12/2016) kepada GoBekasi.co.id.

Ika mengatakan, jika melihat kenaikannya memang tidak terlalu besar, tetapi lumayan pengaruh juga buat uang belanja untuk kebutuhan dagang timbel, apalagi banyak diantaranya yang naik, hampir tiap hari di beli.

“Yang bikin sedikit keder buat Saya mah, naiknya itu setiap hari, meski kenaikannya itu tidak seberapa, tetapi uang yang kita siapkan untuk belanja itu setiap hari bertambah terus,” jelas dia.

Hal yang sama disampaikan Jurkaisih (44) warga Kampung 200, Bekasi Selatan, mengatakan, harga kebutuhan yang naik itu paling rendah Rp2.000 per kilogram, dan yang paling tinggi Rp8.000 hingga Rp10.000 per kilogram.

“Walaupun belinya tak banyak, tapi tiap hari, jadinya lumayan berpengaruh juga terhadap uang belanja sehari – hari saya,” kata dia.

Jurkaisih menyatakan, untuk harga bawang daun saja, yang asalnya Rp14.000 naik menjadi Rp16.000, kemudian cabe hijau jika beli seperempat kilogram itu harganya Rp6.000 naik menjadi Rp8.000, Bawang merah setengah kilo Rp12.000 menjadi Rp15.000.

“Paling mahal naiknya cabai rawit merah, asalnya seperempat Rp15.000 jadi Rp17.000, jadi kalau per kilo naiknya Rp8.000, asalnya Rp60.000 menjadi Rp68.00, Saya berharap semua harga tidak naik lagi, malah kalau bisa turun dan stabil,” tandas dia.

Informasi yang dihimpun GoBekasi, kenaikan harga bumbu dapur tersebut, tidak sekaligus, tetapi bertahap, namun yang paling terasa kenaikannya, pada rentang waktu tiga hari terakhir. Sementara besaran kenaikan dari setiap komoditas bumbu dapur tersebut sangat bervariasi, rata-rata antara Rp2.000 hingga Rp10.000 per kilogram. [Kub/Gob]



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …