Dishub Masih Terkendala untuk Tutup 15 Titik Perlintasan Ilegal

Salah satu perlintasan kereta di Cibitung. (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

Salah satu perlintasan kereta di Cibitung. (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

KEPALA SEKSI Keselamatan Transportasi dan Orang pada  Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi, Ramdani Aris, mengatakan hasil verifikasi pihaknya ada 15 titik perlintasan tidak berpintu berada di sepanjang 30 kilometer jalur kereta api yang melintas di Kabupaten Bekasi. Jalur tersebut melintang mulai dari Kecamatan Tambun Selatan hingga Kedungwaringin.

“Untuk yang ilegal tidak memikirkan dari aspek keselamatan bagi penguna jalan, sebab hanya memakai peralatan sekadarnya seperti kayu dan bambu untuk menghalangi penguna jalan bila ada kereta api yang melintas,” tuturnya, Rabu (8/9/2016).

Ramdani mengakui mendapat arahan dari Kementerian Perhubungan untuk menutup perlintasan kereta api ilegal. Alasannya karena perlintasan tanpa palang pintu otomatis kerap mengakibatkan kecelakaan dan menelan korban jiwa.

“Tapi kita kesulitan menutup perlintasan kereta api, sebab akan banyak penolakan yang dilakukan oleh masyarakat karena akan menjadi terganggu akses jalan yang sudah dibuat oleh masyarakat, karena pastinya akan berbenturan dengan kepentingan masyarakat dan bukan tidak mungkin pasti banyak masyarakat yang menolaknya bila ditutup,” kilahnya. [dho/rbs/gob]

 



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …