Ingin Demo Saat Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi, Mahasiswa Dilarang Polisi Gara-gara Ini…

Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Bobby Kusumawardhana memberikan arahan kepada mahasiswa yang melakukan aksi saat Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-66, Senin (15/8/2016). (Foto: Rezza Rizaldi/GoBekasi)

Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Bobby Kusumawardhana memberikan arahan kepada mahasiswa yang melakukan aksi saat Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-66, Senin (15/8/2016). (Foto: Rezza Rizaldi/GoBekasi)

PULUHAN mahasiswa dari Aliansi Kesatuan Mahasiswa Se-Bekasi (AKSI) yang hendak melakukan aksi saat Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-66 diamankan Polsek Cikarang Pusat, Senin (15/8/2016) sekitar pukul 13.00.

Aksi para mahasiswa ini mengusung slogan Bekasi Belum Merdeka sambil membawa sejumlah atribut aksi. ”

Kami dari AKSI menyatakan bahwasanya bupati dan Jajarannya beserta DPRD gagal dalam melaksanakan amanatnya kami menyatakan Bekasi belum merdeka karena masih banyak pengangguran,” ujar Humas AKSI, Tarpi kepada GoBekasi.
Dia menambahkan, dengan banyaknya Industri di Kabupaten Bekasi tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Bekasi merupakan kawasan industri terbesar Se-Asia Tenggara dan lebih dari 20 kawasan industri, dan kami menyatakan Bekasi belum merdeka karena masih banyak gizi buruk dan merupakan aib dari suatu daerah,” bebernya.

Namun rencana AKSI ini batal karena pihak kepolisian mengamankan mereka. Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Bobby Kusumawardhana menyatakan, aksi para mahasiswa ini tak ada izinnya. Sehingga pihaknya mengamankan para mahasiswa ini.

“STTP tidak mudah untuk dikeluarkan pihak kepolisian. Pihak Kepolisian juga memiliki penilaian sendiri apakah aksi Unras itu nantinya akan mengganggu atau tidak, dan mereka (AKSI) tidak memiliki STTP, terpaksa kami amankan,” tuturnya.

Jelas dia, aksi tidak sempat terjadi karena dari pihak Kepolisian langsung melakukan pengamanan, dan membawa mahasiswa ke Mapolsek Cikarang Pusat.

Dia membenarkan, dari puluhan mahasiswa ini salah satunya ada yang sempat didata karena kedapatan membawa bensin dan diduga akan melakukan bakar ban.

“Namun karena aksi belum terjadi maka kita amankan saja, dan tidak kita proses. Tapi memang ada salah satu mahasiswa yang sempat diamankan karena kedapatan membawa bensin, kita interogasi dan kita data identitasnya,” tandasnya. [cr27/gob]



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …