Pelatih Cabul Beristri 4 Datang ke Sekolah Setiap Kamis Sore

SMPN 10 Tambun Selatan. Foto: Andi Saddam/GoBekasi

SMPN 10 Tambun Selatan. Foto: Andi Saddam/GoBekasi

PIHAK SMPN 10 Tambun Selatan membantah Djaruddin (40) atau Kak Jay merupakan staf di sekolah tersebut, melainkan hanya pelatih paruh waktu ekstrakulikuler Pramuka.

“Dia freelance nggak netep (guru tetap,red), tapi dia di sini sudah empat tahun. Datang ke sekolah ini cuma pas waktu jadwal pramuka aja,” tukas Pembantu Kepala Sekolah (PKS) K-7 yang kerap membantu Bidang Kesiswaan, Sonjaya, kepada gobekasi.co.id, Jumat (1/4/2016).

Ia membenarkan jika korban Jay di SMPN 10 Tambun Selatan mencapai 8 orang, 2 orang kelas IX dan 6 orang kelas VIII. Hal tersebut terungkap kala siswi yang menjadi korban curhat kepada guru bimbingan konseling.

“Ini kejadian pertama di sekolah kita. Kita benar-benar tidak tau saat itu, setelah kita tahu, hari Selasa (29/3/2016) kita kumpulkan semua yang menjadi korban, mereka semua menangis dan membenarkan, Kepala Sekolah langsung mengambil tindakan tegas,” katanya.

“Pihak sekolah mendukung tindakan apapun untuk menyelesaikan kasus ini, termasuk melaporkan ke pihak berwenang dan jalur hukum,” sambungnya.

Jadwal ekstrakulikuler Pramuka di SMPN 10 Tambun Selatan diselenggarakan setiap hari Kamis, mulai menjelang asar hingga pukul 17.00-an.

“Menurut  pengakuan para korban, si pelatih itu beraksinya tidak setiap jadwal latihan. Ada yang mengaku saat MOS dan ada yang bilang saat-saat lain,” tutupnya. [dam/gob]

 



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …