BPK Sudah Merespon sebelum Nur Supriyanto Soal Trans Patriot

Salah satu unit uji coba Transpatriot. Foto: Instagram Syaikhu_ahmad_

Salah satu unit uji coba Transpatriot. Foto: Instagram Syaikhu_ahmad_

DINAS Perhubungan Kota Bekasi menilai, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) lebih dulu merespon, dibanding pernyataan calon Wali Kota Bekasi Nur Supriyanto tentang pemeriksaan pengadaan armada Trans Patriot.

Lewat ajang debat Pilkada di Hotel Santika Premiere, Medansatria, pada Kamis (3/5/2018) lalu, Nur sempat menyarankan BPK dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar mengusut keterlambatan pengoperasian sembilan bus Trans Patriot.

“BPK sudah memeriksa dokumen pembelian bahkan mengecek armada secara langsung di Stadion Patriot Candrabhaga,” kata Kepala Bidang Pengembangan pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi, M. Solikhin, Rabu (9/5/2018).

Sembilan bus yang dibeli seharga Rp11 miliar pada 2017 lalu, sampai sekarang diparkir di Stadion Patriot Candrabhaga.

Pemicunya, pemerintah sedang menyusun Peraturan Wali Kota (Perwal) Bekasi guna menjadikan Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) sebagai pengelola bus.

Solikhin mengatakan, saat pemeriksaan itu BPK sempat menyampaikan bahwa bus yang dibeli dalam keadaan baik.

Mekanisme yang ditempuh dalam pembelian bus ini sudah benar melalui e-catalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

“Dalam pemeriksaan fisik bus dan dokumen tidak ada masalah. Semua dalam kondisi baik,” tandasnya. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …