Dinas Perhubungan Berencana Terapkan Jalur Satu Arah Caman-Grand Kamala Lagoon

Konferensi pers soal pemberlakuan jalan satu arah di Kalimalang, Selasa (8/5/2018). (Foto: Ist for GoBekasi)

Konferensi pers soal pemberlakuan jalan satu arah di Kalimalang, Selasa (8/5/2018). (Foto: Ist for GoBekasi)

DINAS Perhubungan Kota Bekasi melakukan perencanaan persiapan jalur satu arah dari Caman-Grand Kamala Lagoon.

Demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Lalu lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Johan Budi, dalam konferensi pers di Gedung 10 lantai Pemkot Bekasi, Jumat (3/5/2018).

Johan Budi menjelaskan, persiapan jalur satu arah dimulai dengan dilakukan perbaikan Jembatan Al Azhar sekitar 5 meter di jalur Kalimalang, Jl. KH Noer Ali.

“Perbaikan dilakukan pada Sabtu (5/5/2018) kemudian dilanjutkan tes jalur satu arah Caman – Grand Kamala Lagoon pada Rabu (9/5/2018), dan pemberlakuan total manajemen satu arah pada Selasa (15/5/2018),” kata Johan di hadapan awak media.

Kata Johan, jalur satu arah sepanjang 2,6 kilometer ini 90 persen dioperasikan permanen dengan didukung kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan.

Titik krusial yang memang menjadi sorotan Dinas Perhubungan yakni Perumahan Galaxy, Bekasi Selatan. Pasalnya, warga dari perumahan tersebut cukup ramai melintas Jl. KH Noer Ali menuju pusat Kota Bekasi. Sehingga kerap terjadi kepadatan di perempatan ruas jalan tersebut.

“Alternatifnya traffict light sesuai dengan kondisi di lapangan. Jalan KH. Noer Ali total berubah, itu kebutuhan lalulintas yang dikomparasikan dengan pembangunan infrastruktur Jakarta,” kata Johan.

Johan memproyeksikan setelah pembangunan Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) lalu lintas di Kota Bekasi lebih aman dan lancar.

“Saya maunya Dinas Perhubungan Kota Bekasi turut menjamin kelancarannya juga. Jadi selain aman juga lancar,” harap Johan.

Sementara itu, Kepala Lapangan pada Seksi 2A (Kota Bekasi) Tol Becakayu, Jarwo menjelaskan, Tol Becakayu dibagi dalam 5 Seksi. Seksi yang sudah berjalan yakni Seksi 1A, 1B, dan 1C.

“Yang baru diresmikan presiden belum lama ini Seksi B dan Seksi C, sementara Seksi 1A awal Juli sudah bisa diifungsikan dari Jatisampurna (Kota Bekasi) hingga Jatinegara (Jakarta Timur),” jelas Jarwo.

Dengan pembangunan Tol Becakayu, lanjut Jarwo, warga Kota Bekasi nantinya bisa memanfaatkan tol tersebut menuju Jakarta. Dengan demikian, dapat mengurai kemacetan karena konsentrasi kendaraan ke arah Jakarta tidak saja melalui Tol Jakarta – Cikampek (Japek).

“Mau ke Jakarta bisa langsung lewat Tol Becakayu, tidak Japek,” pungkas Jarwo. (adv/hms/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …