Jailangkung 2: Rahasia Mengalahkan Hantu Ada di Dasar Laut

Poster Jailangkung 2

Poster Jailangkung 2

LIBUR Lebaran nanti dipastikan kembali menyeramkan buat moviegoers. Film horor Jailangkung 2 bakal diputar di bioskop. Proses syuting film garapan Rizal Mantovani dan Jose Poernomo itu sudah rampung.

Trailer film pun telah dirilis awal pekan ini (30/4). Bagaimana first impression-nya? Menjanjikan! Berikut yang dapat kita ketahui dari sekuel Jailangkung (2017) tersebut. (len/c14/na)

Konflik Berlanjut

Jailangkung 2 kembali berfokus pada keluarga Bella (Amanda Rawles) yang mendapat teror lagi dari hantu jailangkung. Di akhir film pertama, hantu tersebut memang belum sepenuhnya menghilang. Angel (Hannah Al Rashid), kakak Bella, kali ini menjadi korban. Menurut Hannah, karakter yang diperankan lebih dark dan suram. ’’Saya harus mencari tahu orang depresi itu gimana,’’ tutur Hannah.

Sosok Lama dan Baru

Sosok ibu Bella (Wulan Guritno) akan muncul lagi di film ini dan memegang peran cukup penting. Namun, selain karakter lama, ada beberapa wajah baru. Salah satunya, tokoh Bram yang diperankan Naufal Samudra. Kehadirannya bakal menambah unsur drama dalam hubungan Bella dan Rama (Jefri Nichol). Almarhum Deddy Sutomo juga akan muncul di film ini. Namun, perannya belum diketahui.

Lokasi Beragam

Syuting dilakukan selama 24 hari di tiga lokasi. Yakni, di Jakarta, Manado, dan Kepulauan Seribu. Setting-nya bukan melulu rumah seram, tetapi juga di bawah laut. Yaitu, di Taman Nasional Bunaken. Di Jailangkung 2, rahasia mengalahkan hantu ada di dasar laut.

Tantangan Amanda

Syuting di bawah air menjadi tantangan terbesar Amanda selama bermain film ini. Untuk menyiapkan fisik, dia work out di gym dan melatih pernapasan. Aktris Dear Nathan itu juga berlatih selam bersama instruktur di Ragunan. Amanda menyatakan takut menyelam meski hobi berenang. Awalnya, dia ingin menggunakan stunt girl atau body double untuk adegan bawah air. Setelah diyakinkan berkali-kali, barulah Amanda mau. ’’Ya, itung-itung keluar zona nyaman lah ya,’’ ujarnya.

Balapan dengan Hiu

Karena Amanda belum terbiasa, adegan underwater harus diambil berkali-kali. Salah satu penyebabnya adalah Amanda sering minta ditarik ke atas karena panik. ’’Ada hiu yang lewat. Biarpun ia kecil, aku takut,’’ katanya. Saat menyelam, kata Amanda, seseorang tidak boleh panik karena bakal berpengaruh ke pernapasan dan kondisi tubuh di bawah air. Alhasil, pengambilan adegan bawah air ini memakan waktu hampir seharian. Kini dia malah ketagihan menyelam dan ingin mengambil sertifikasi selam.



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …