Tri Adhianto: Katanya Bekasi Kota Termacet? Nyatanya…

Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi, Rahmat Effendi-Tri Adhianto. Foto: Instagram mastriadhianto

Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi, Rahmat Effendi-Tri Adhianto. Foto: Instagram mastriadhianto

CALON Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kian aktif dalam media sosial, termasuk Instagram. Ia baru saja menjalani debat publik kedua di Hotel Santika, Medansatria, Kamis (3/5/2018).

Lewat akun @mastriadhianto, Tri menampik sejumlah klaim dari paslon yang menjadi lawan debatnya. Misal, tentang tingkat kriminalitas, sektor Kota Bekasi dan soal kemacetan.

Lewat posting itu, Tri berpendapat warga Kota Bekasi sudah cerdas dan tak mudah termakan informasi yang tak kredibel.

Terakhir, ia mengaku percaya bahwa warga Kota Bekasi dapat memilih pemimpin memberi bukti nyata.

Berikut caption lengkap @mastriadhianto

Katanya, Kota Bekasi itu tingkat kriminalitasnya Tinggi, Tapi nyatanya Pada Tahun 2017 trendnya menurun. Ngga percaya? Monggo diverifikasi ke Pak Kapolres.

Katanya, Kota Bekasi itu Kota Industri, tapi Faktanya Kota Bekasi adalah kota jasa dan perdagangan.

Katanya, Kota Bekasi itu Kota Termacet, Faktanya Kota Bekasi TIDAK masuk dalam 10 besar kota termacet di Indonesia seperti yg dilansir Lembaga INRIX

Seperti yang KITA KETAHUI, bahwa Kota Bekasi adalah Kota Idaman. Wajar jika akhirnya ada kepadatan lalulintas karena akses yang mudah di Kota Bekasi dari Jakarta dan ke kota-kota lainnya. Warga Kota Bekasi sudah ceras, tidak mudah termakan oleh informasi2 yg tidak kredibel dan mampu menilai mana pemimpin yg teruji, berpengalaman, dan memberi bukti nyata.
Kami Bangga menjadi WARGA KOTA BEKASI.



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …