Rahmat Effendi: Kalau Mau Berantem, Adu Argumentasi

Debat Publik Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi 2018 di Hotel Santika Harapan Indah, Kamis (3/5/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Debat Publik Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi 2018 di Hotel Santika Harapan Indah, Kamis (3/5/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

CALON Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyesalkan ucapan yang disampaikan lawan politiknya, Nur Supriyanto dalam debat publik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi 2018, di Hotel Santika, Medansatria, Kamis (5/3/2017).

Rahmat tetap berkeyakinan bahwa Nur menyerangnya secara pribadi dengan mengaitkan molornya pengoperasian Trans Patriot ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kalau mau berantem, adu arugmentasi. Itu sudah tendensius (laporan ke KPK dan BPK), makanya sudah saya sampaikan tadi bahwa Wali Kota ini sebagai pejabat politik, bukan pengguna anggaran,” kata Rahmat usai debat publik Pilkada Kota Bekasi.

Menurut dia, ucapannya tersebut bukan berarti ingin menghindar dari tangung jawab. Dia menilai, ada tahapan di setiap pengguna anggaran dalam hal ini kepala dinas sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap proses pengadaan.

“Jadi jangan sedikit-sedikit KPK dan BPK, kalau kita benar tidak mungkin KPK masuk,” ujarnya.

Rahmat mengatakan, debat ini seharusnya digunakan sebagai ajang adu gagasan melalui argumentasi, bukan mengoreksi kinerja pejabat sebelumnya.

Bila ingin mengoreksi kinerja pejabat sebelumnya, kata dia, hal itu sudah ada dalam Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Wali Kota Bekasi di DPRD hingga ke Kementerian Dalam Negeri.

“Sekarang ini harusnya mengargumentasikan lima tahun Kota Bekasi ke depan berkenaan dengan sejumlah persoalan, baik dalam kecerdasaan maupun konsistensi kepemimpinan,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …