Perencanaan Pemerintah Kota Bekasi Era Rahmat Effendi Dinilai Memaksakan

Debat Publik Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi 2018 di Hotel Santika Harapan Indah, Kamis (3/5/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Debat Publik Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi 2018 di Hotel Santika Harapan Indah, Kamis (3/5/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

CALON Wali Kota Bekasi Nur Supriyanto membantah telah menyerang lawan politiknya  Rahmat Effendi secara pribadi. Dia menilai, ucapannya tersebut menggambarkan seorang pemimpin dalam memberikan pelayanan ke masyarakat melalui pengadaan Trans Patriot, namun kini mangkrak.

“Namanya pemimpin itu pastinya bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil. Namun dia (Rahmat) melepas bahwa bukan pemegang kebijakan anggaran, karena yang belanja anak buahnya dengan mengaitkan kebijakan itu diambil bersama Bapak Ahmad Syaikhu (Wakil Wali Kota Bekasi),” tutur dia.

Nur menilai, perencanaan pemerintah daerah kepimpinan Rahmat Effendi pada 2017 lalu dianggap terlalu memaksakan kehendak. Akibatnya, bus yang dibeli miliaran rupiah ini gagal beroperasi sampai saat ini karena perencanaan yang tidak matang.

Bahkan Nur menyinggung BPK dan KPK agar turut memeriksa pengadaan bus Trans Patriot yang molor beroperasi ini.

“Ini harusnya BPK dan KPK melihatnya. Ada satu anggaran yang sudah dipakai belanja, tapi tidak digunakan,” kata Nur.

Dia juga meragukan Trans Patriot bisa beroperasi pada 2018, karena di tahun ini tidak ada alokasi anggaran untuk pengoperasian transportasi massal tersebut.

Sementara anggaran untuk 2019 akan dibahas, sebelum pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi yang baru.

“Kesimpulannya bus Trans Patriot mangkrak tiga tahun,” tandas Nur. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …