Dugaan Pelanggaran Pilkada Nur Supriyanto Ditutup

Ketua Panwaslu Kota Bekasi Novita Ulya Hastuti saat ditemui di  kantornya Jalan Mayor Hasibuan Nomor 4 RT 005/08, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Senin (25/9/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Ketua Panwaslu Kota Bekasi Novita Ulya Hastuti saat ditemui di kantornya Jalan Mayor Hasibuan Nomor 4 RT 005/08, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Senin (25/9/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

PANITIA Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bekasi resmi menutup dugaan pelanggaran Pilkada terhadap Calon Wali Kota Bekasi nomor urut 2, Nur Supriyanto.

Ketua Panwaslu Kota Bekasi, Novita Ulya Hastuti, mengatakan bahwa penghentian tersebut karena Nur tak memenuhi unsur pelanggaran Pasal 69 Huruf i dengan ketentuan pidana Pasal 187 ayat 3.

Menurutnya, penghentian laporan ini berdasarkan pemeriksaan dan penelitian yang berasal dari hasil pengkajian Panwaslu dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) sebanyak dua kali pertemuan.

“Iya telah dihentikan. Secara garis besar, Nur Supriyanto dinyatakan tak memenuhi unsur pada pasal tersebut,” ujar Novita, Kamis (3/5/2018).

Kuasa Hukum Nur Supriyanto, Hiu Hindiana mengatakan, sudah memprediksi klien tidak melanggar.

Pasalnya, dugaan pelanggaran yang dilakukan kliennya memang tidak ada.

Menurut Hiu, laporan itu janggal dengan pemeriksaan yang disampaikan kliennya saat menghadiri pemanggilan Panwaslu Kota Bekasi, Kamis (27/4/2018) malam.

Saat itu, Nur Supriyanto dicecar sebanyak 16 pertanyaan oleh Panwaslu Kota Bekasi.

“Kami bersyukur, alhamdulillah. Sebetulnya klien kami tak terkejut, karena dari awal sudah memprediksi tidak melanggar,” ujar Hiu. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …