127 Kendaraan Terjaring Operasi Terpadu di Kota Bekasi

Polisi bersiaga di Jalan R.E. Martadinata, Cikarang Utara, dalam rangka Ops Patuh Jaya, Kamis (26/4/2018). (Foto: Nur/ist/gobekasi)

Polisi bersiaga di Jalan R.E. Martadinata, Cikarang Utara, dalam rangka Ops Patuh Jaya, Kamis (26/4/2018). (Foto: Nur/ist/gobekasi)

SEBANYAK 127 kendaraan bermotor terjaring operasi terpadu dan patuh di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

Razia itu dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat bersama kepolisian. 127 kendaraan itu terbukti melanggar aturan.

Kepala Seksi Penerimaan dan Penagihan Pusat Pelayanan Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kota Bekasi Bapenda Jawa Barat, Gumiwan mengatakan, ada 262 unit kendaraan roda dua dan roda empat yang dihentikan polisi.

Namun yang mendapat tindakan 127 pengendara, sementara 135 pengendara sisanya meneruskan perjalanan karena saat dicek dilengkapi dokumen lengkap atau tidak melanggar.

“Dari 127 pengendara, rinciannya 35 orang membuat surat pernyataan kesanggupan membayar pajak, 22 orang membayar pajak di tempat dan 70 orang ditilang,” kata Gumiwan, Kamis (3/5/2018).

Gumiwan mengatakan, jumlah pajak yang berhasil diserap dari pengendara yang terjaring operasi mencapai Rp 20.153.400.

Bagi pengendara yang tidak memiliki atau membawa uang akan diminta membuat surat pernyataan kesanggupan membayar pajak yang berlaku selama satu bulan.

Sedangkan pengendara yang tidak sesuai dengan ketentuan berlalu lintas akan dikenakan tilang oleh polisi.

“Bagi wajib pajak yang tidak membayar kewajibannya akan dikenakan denda dua persen setiap bulan, dan itu akan berakumulasi setiap bulan untuk besaran dendanya,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …