Boleh Ngobrol Politik di Tempat Ibadah, Asal Jangan Kampanye

Anggota KPUD Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Pengembangan SDM, Nurul Sumarheni. Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Anggota KPUD Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Pengembangan SDM, Nurul Sumarheni. Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

MASYARAKAT Kota Bekasi tak perlu khawatir jika ingin berdiskusi politik di tempat ibadah. Soalnya, Komisi Pemiliham Umum (KPU) Kota Bekasi memlerbolehkan masyarakat ngobrol politik di tempat ibadah.

Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Sosialisasi dan SDM, Nurul Sumarheni, menjelaskan bahwa membicarakan politik dan kampanye adalah dua hal yang berbeda.

Politik, kata dia, dalam artian luas dapat mencakup apa saja, bukan hanya soal pemilu. Sebagai contohnya, membicarakan harga komoditas hingga pemberantasan narkoba juga termasuk kategori politik.

“Kalau kampanye sudah jelas, menurut aturan, dilarang dilakukan di tempat ibadah,” kata Nurul, Rabu (2/5/2018).

Adapun berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, kampanye didefinisikan sebagai kegiatan peserta pemilu atau pihak lain yang ditunjuk oleh peserta pemilu

“Itu untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi, program, dan/atau citra diri peserta pemilu, kalau hanya ngobrol itu tidak dilarang,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …