FSPMI: May Day Bukan Fun Day, tapi Struggle Day

(Ilustrasi) FSBDSI memilih rayakan May Day di Alun-Alun Bekasi, Senin (1/5/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

(Ilustrasi) FSBDSI memilih rayakan May Day di Alun-Alun Bekasi, Senin (1/5/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

VICE President FSPMI Obon Tabroni berpendapat, Hari Buruh atau May Day bukan sebagai fun day terapi struggle day, yakni hari perjuangan hak-hak kaum buruh.

“Kalau fun day itu bisa hari lain. Bisa Sabtu atau Minggu. Kalau May Day ya bagi saya struggle day,” katanya.

Namun ia mempersilakan bagi anggota FSPMI yang ingin datang ke kegiatan yang dipersiapkan polisi bagi buruh.

“Kalau kami bisa dipastikan ke Jakarta. Kalau misalkan ke situ kita gak bisa larang karena penawarannya menarik bangat,” kata pria yang pernah mencalonkan diri jadi bupati Bekasi pada 2017.

Sementara itu Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Kunara mengatakan kalau May Day adalah fun day.

“Pemerintah sudah meliburkan saat Hari Buruh sebagai upaya penghargaan dan perayaan dengan cara suka cita,” ucapnya. (dam/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …