Libur Lebaran, Pemerintah Kota Bekasi Dituntut Bentuk Tempat Wisata Alam

Salah satu lokasi wisata yang ada di Tokyo, Jepang.

Salah satu lokasi wisata yang ada di Tokyo, Jepang.

PEMERINTAH Kota Bekasi dituntut untuk membuat tempat pariwisata alam di wilayahnya. Sebab, saat ini masih banyak warga yang bingung akan kunjungan wisata di Kota Patriot ini.

“Ini kan Lebaran, kita libur. Tapi kita bingung mau kemana, karena di Kota Bekasi tidak ada tempat wisata alamnya,” keluh Zachra (16) warga Taman Wisma Asri, Bekasi Utara, Rabu (28/4/2018) kepada GoBekasi.co.id.

Menurutnya, selama ini pemerintah sangat tidak reaktif terhadap pembentukan tempat wisata alam di Kota Bekasi. Padahal, masih banyak wilayah di Kota Bekasi yang dapat dijadikan destinasi wisata alam.

“Banyaknya cuma mal aja, kalau cuma mal sih bosen yah. Karena tanpa libur panjang pun kita bisa. udah gitu hiburannya cuma ada tempat nonton bioskop dan makan aja, bosen!,” katanya.

Senada, Robbie Noer Pratama (29) warga yang sama pun mengeluhkannya. Ia menuntut agar Pemerintah Kota Bekasi dapat lebih reaktif menampung aspirasi warganya untuk membentuk wisata alam.

“Percuma banyak hotel dan apartemen kalau tempat wisatanya tidak ada. Harapan saya ditahun depan nanti kami warga pribumi Bekasi dapat merasakan wisata alam yang ada di Kota Bekasi,” tutur Robbie.

Baca Juga: Harganya Gila! Tak Ada yang Mau Beli Ronaldo

Terpisah, Yuyun Wahyuni (25), warga yang tinggal di Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, ini juga mendorong agar Pemerintah Kota Bekasi membuat destinasi wisata alam.

“Kalau kita harus keluar kota rasanya gak enak. Kenapa? karena kita harus merasakan macet, bentrok dengan orang-orang yang mudik. Mending kita disini saja, agar tidak menambah tumpukan kendaraan,” kata dia.

Menurutnya, dengan dibentuknya wisata alam di Kota Bekasi, tidak akan merugikan pemerintah. Sebab kata Yuni, dengan itu malah dapat menarik wisatawan yang datang ke Kota Bekasi.

“Biar orangtau kalau Kota Bekasi itu bukan saja hanya ada tempat pembuangan sampah. Tapi kita punya wisata alam yang tidak kalah menarik dengan kota atau kabupaten lainnya seperti Bogor, dan Bandung,” kata Yuni sapaan akrabnya.

“Ditambah lagi, itu juga dapat menambah pemasukan (Pendapatan Asli Daerah/PAD, red) untuk Kota Bekasi, wisatawan yang datang bisa dikenakan administrasi, wisatawan dapat memanfaatkan hotel, apartemen, dan mal yang telah tersedia,” sambungnya menutup. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …