Aksi SMKN 5 Kota Bekasi, Ini Klarifikasi Sekolah

Suasana di SMKN 5 Bekasi. (foto: instagram)

Suasana di SMKN 5 Bekasi. (foto: instagram)

SMKN 5 Kota Bekasi melalui Pembina OSIS-nya Syaiful angkat bicara soal video aksi yang tersebar di sosial media.

Saat disambangi GoBekasi di sekolah yang berlokasi di Bekasi Utara, Syaiful lalu menjelaskan, bahwa diakui aksi dipicu karena salah paham dengan pihak sekolah tentang Perayaan Hari Kartini. Menurut dia, murid ingin proposal perayaan Hari Kartini diadakan namun sekolah masih belum mengijinkan.

“Bukanya tidak meperbolehkan atau meniadakan kegiatan Hari Kartini, hanya saja sedang di agendakan. Ini memang kesalahan saya, saya kasih proposalnya dadakan, makanya tidak bisa langsung di Acc, namun anak-anak salah paham dengan hal itu,” paparnya.

Dalam aksi itu hampir 250 siswa-siswi SMKN 5 yang terlibat, Hal tersebut ditambahkan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Ida.

“Murid tidak mencari tahu tentang ini, kami bukanya meniadakan tapi hanya mengundurkan waktu, hukuman ini juga sebagai bentuk tanggung jawab mereka,” ucapnya.

Dirinya juga sangat menyayangkan adanya gerakan dan tidak ada dasar permasalahanya, apalagi kata dia dari osis pun tidak ada yang kordinasi soal aksi tersebut.

“Tiba-tiba mereka bikin gerakan, bikin grup whatsapp katanya mereka melakukan ini bentuk kecewaan mereka, padahal kita tekankan kita bukanya meniadakan hanya saja kita pending waktunya, tapi pasti akan kita lakukan kegiatan tersebut,” ucapnya.

Dirinya berharap dengan kejadian tersebut nantinya anak-anak bisa lebih memepertanggung jawabkan apapaun yang mereka lakukan.

“Kecewa pasti ada, tapi kami berharap anak-anak juga lebih bisa berfikir ulang untuk menggelar aksi-aksi yang dapat merugikan pihak lain, kami sangat berharap tidak ada lagi aksi begini,” tuntasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, video aksi SMKN 5 Bekasi beredar di sosial media. Isinya tentang ratusan siswa yang menyanyikan lagu pahlawan namun dengan cara berbeda. Video juga menggambarkan siswa yang berjalan beramai-ramai membawa Spanduk bertuliskan “Bangkit untuk Melawan”. (dyt/une/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …