Dugaan Pelanggaran Kampanye, Tim Advokasi : Mustahil Nur Langgar Aturan

Dokumentasi Panwaslu: Nur Supriyanto foto bersama dengan siswa SMP IT Gammeel Ahlaq. Foto ini yang dilaporkan dugaan kampanye di sekolah.

Dokumentasi Panwaslu: Nur Supriyanto foto bersama dengan siswa SMP IT Gammeel Ahlaq. Foto ini yang dilaporkan dugaan kampanye di sekolah.

TIM Advokasi Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Bekasi Nomor 2,  Nur Supriyanto membantah keras tudingan sejumlah pihak yang menyebut Nur telah melanggar aturan kampanye.

Menurut Ketua Tim Advokasi Paslon Nur-Firdaus (NF) Bambang Sunaryo, mustahil Nur melanggar aturan, sebab dia percaya, Nur adalah sosok intelektual yang sangat taat pada ketentuan.

“Mustahil Nur melanggar aturan, Ini tidak sama sekali berlangsung dalam rangka kampanye. Semua berjalan spontan. Kita kan tahu, kalau kampanye itu ada pemaparan visi-misi, tapi beliau sama sekali tidak menyampaikan visi-misi,” ujar Bambang.

Menurut dia, bukan hal yang aneh jika anak-anak sekolah suka pada Nur Supriyanto karena dia seorang pendidik. Bambang kemudian menjelaskan kronologis kejadian yang dilaporkan pelanggaran tersebut.

“Kronologisnya bermula saat Nur usai melaksanakan sholat di Masjid Al Amin, Rawalumbu. Nur yang hendak menuju ke mobil sontak disapa dan diajak berfoto oleh sejumlah siswa sekolah SD-Islam Terpadu Gemmal Akhlaq. Sebagai seorang calon Wali Kota, tidak ada alasan bagi Nur untuk menolak permintaan anak-anak itu,” kisah Bambang.

Pada kesempatan wawancara yang sama Anggota Tim Advokasi Nur-Firdaus, Hiu Hindiani menambahkan yang dilakukan Nur saat kejadian bukanlah pelanggaran kampanye.

“Ini yang upload error otaknya. Kenapa yang begini dikatakan sebagai aktivitas kampanye. Kita harus tahu persis situasi dan kondisinya. Sekali lagi ini bukan bentuk kampanye,” jelas Hiu.

Seperti diketahui, Panwaslu Kota Bekasi meminta klarifikasi dari Nur Supriyanto terkait dugaan pelanggaran kampanye di lingkungan sekolah.

Surat panggilan undangan klarifikasi bernomor 213 Bawaslu-JB-21/IV/2018  sudah dikirim ke Nur Supriyanto pada Senin (23/4/2017) dengan agenda menanyakan kebenaran laporan yang diterima Panwaslu. Namun agenda yang dijadwalkan pada Rabu (25/4/2017) di Kantor Sekretariat Panwaslu Kota Bekasi, Jalan Mayor M Hasibuan, Margahayu Bekasi Timur, batal dilakukan karena Nur Supriyanto tidak hadir.

Panwaslu kemudian melakukan reschedule dan Nur Supriyanto dijanjikan bakal datang pada Kamis (26/4/2018) pukul 15.00 WIB. Namun lagi-lagi batal karena mendadak Nur Supriyanto ada agenda lain di luar kota dan diwakilkan oleh tim advokasi NF. Rencananya, Panwaslu tetap akan berupaya untuk mendatangkan Nur Supriyanto paling lambat Sabtu (28/4/2017). (sar/gob



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …