7 Sasaran Utama Operasi Patuh Jaya

Polisi tengah menilang seorang pengendara motor yang terjaring Operasi Patuh Jaya di Jalan R.E. Martadinata, Cikarang Utara, Kamis (26/4/2018). (Foto: Nur/ist/gobekasi)

Polisi tengah menilang seorang pengendara motor yang terjaring Operasi Patuh Jaya di Jalan R.E. Martadinata, Cikarang Utara, Kamis (26/4/2018). (Foto: Nur/ist/gobekasi)

SEBANYAK 210 pelanggar ditilang Satlantas Polres Metro Bekasi dalam Operasi Patuh Jaya 2018 di Jalan R.E. Martadinata, Cikarang Utara, Kamis (26/4/2018).

Dari pelanggar sebanyak itu, polisi menyita barang bukti berupa 46 buah SIM, 155 STNK dan 9 kendaraan roda dua.

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi AKBP Heru Purnomo, menjelaskan, Operasi Patuh Jaya terdiri dari 50 persen represif dan 25 persen preemptif dan 25 sisanya preventif.

Artinya, operasi kali ini menekankan tindak penilangan terhadap para pemotor yang melanggar. Berbeda dengan Operasi Simpatik yang menekankan sosialisasi dan pencegahan pelanggaran pada Maret 2018.

“Operasi ini kita selenggarakan mulai kemarin sampai 9 Mei mendatang. Ada 7 sasaran pelanggaran pada operasi ini,” katanya, Jumat (27/4/2018).

Razia akan digelar setiap hari di tiap titik yang berbeda di Kabupaten Bekasi oleh anggota Satlantas. Para pengendara diharapkan mematuhi segala peraturan lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan dan melengkapi kelengkapan berkendara.

Berikut 7 sasaran Operasi Patuh Jaya:

1. Pengendara motor yang tidak menggunakan helm SNI
2. Pengendara mobil yang tak menggunakan sabuk pengaman
3. Pengendara mobil yang melebihi batas kecepatan
4. Mengemudi kendaraan di bawah pengaruh alkohol
5. Pengendara di bawah umur
6. Menggunakan ponsel saat mengemudi
7. Melawan arus



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …