Puluhan CPNS Bapelkes Kunjungi MPP Kota Bekasi

Puluhan CPNS Bapelkes Kunjungi MPP Kota Bekasi, Kamis (26/4/2018). Foto: Istimewa/Gobekasi

Puluhan CPNS Bapelkes Kunjungi MPP Kota Bekasi, Kamis (26/4/2018). Foto: Istimewa/Gobekasi

KEMENTERIAN Kesehatan RI melalui Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang   mengajak puluhan calon Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenkes angkatan I  untuk ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bekasi.

Kegiatan ini dalam rangka memberikan pembelajaran terhadap peran aparatur sebagai pelayan publik yang baik.hal ini disampaikan Kepala Pelatihan Pengkajian dan Pengembangan Bapalkes Cikarang, Zaenal Abidin dalam kunjungan yang diterima oleh Kepala DPMPTSP Kota Bekasi beserta jajaran, di Ruang Audio Visual Bapenda, Kamis (26/4/2018).

Rombongan yang tiba sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung mendengarkan presentasi yang disampaikan oleh Kepala DPMPTSP Kota Bekasi, Amit Riyadi yang selanjutnya melakukan sesi Tanya jawab.

Amit Riyadi dalam penjelasannya dihadapan para peserta mengatakan tujuannya dibangun MPP ini untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan keterjangkauan bagi warga.

“Ini juga meningkatkan kualitas layanan dan kinerja aparatur Kota Bekasi,” ujarnya.

Saat ini masyarakat inginkan quick service atau pelayanan cepat sehingga tidak berlama-lama menunggu, seperti saya dapat laporan dari anggota Polres bahwa  semenjak adanya MPP masyarakat lebih senang datang ke MPP daripada ke Polres, kata Amit.

Apalagi di MPP ini banyak tenant- tenant yang disediakan oleh pengelola Mall , jadi warga sambil menunggu dapat berkeliling mall dan belanja, ujarnya.

Ditambahkan Amit, bahwa saat ini hampir 800 perijinan tiap harinya yang kami layani, dari berbagai macam jenis perijinan .

Sementara itu, Kepala Pelatihan Pengkajian dan Pengembangan Bapalkes Cikarang, Zaenal Abidin  dipilihnya MPP Kota Bekasi sebagai lokasi tujuan studi para calon ASN itu, dikarenakan dirinya pernah melihat dan datang langsung ke lokasi untuk memastikan kondusivitas layanan MPP.

“Di Bekasi saya mendengar dan lihat sendiri ada pelayanan MPP. Saya tanya masyarakat di sini dan mayoritas mereka merasa puas dengan layanan yang ada. Peserta penting untuk belajar di sini,” katanya.

Usai mendengarkan penjelasan Kepala DPMPTSP, salah satu calon ASN Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang, Larita, melontarkan pertanyaan seputar dari mana muncul ide untuk membuat MPP di Kota Bekasi.

Menanggapi pertanyaan terebut, Amit Riyadi mengatakan bahwa hanya modal nekat yang Pemkot Bekasi punya. Artinya tujuan pemerintah hanya ingin melayani dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, maka dari itu MPP ini diadakan.

Dirinya menyadari, masih banyak kekurangan yang harus dibenahi demi penyempurnaan pelayanan.

“Prasarana pelengkap masih banyak yang harus ditambah,semisal meja juga bangku di ruang tunggu. Selain itu, tentu saja kompetensi para SDM yang harus mampu melayani dengan baik setiap pemohon yang datang,” katanya.

Demi perbaikan layanan yang lebih baik tersebut, Amit telah menyiapkan kotak untuk menampung masukan warga atas layanan yang diberikan.

Kotak pemantau kepuasan pelayanan itu berisi koin yang diberikan kepada warga setelah pelayanan rampung. Warga berhak memasukkan koin ke kotak puas atau tidak puas, sesuai pengalaman yang dirasakannya.

“Setiap harinya kami hitung hasil kotak tersebut. Jika ada yang tidak puas, akan terlihat pelayanan apa yang dikeluhkan, nantinya akan dievaluasi supaya ada perbaikan,” tandas Amit. (adv/hms/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …