Mafindo Goes To School: Edukasi Hoax Pelajar Bekasi

Pamflet Mafindo

Pamflet Mafindo

MASYARAKAT Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) bakal berkeliling di Kota Bekasi guna mengedukasi hoax kepada seluruh pelajar. Dalam waktu dekat ini, Mafindo akan mengedukasi pelajar di GPM Scholl Ballroom, Jalan Mekar Sari, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (27/4/2018).

Koordinator Mafindo Bekasi, Marlina, menjelaskan, kegiatan itu adalah program jangka panjang Mafindo Bekasi yang memang fokus mengedukasi masyarakat, terutama  terhadap para pelajar generasi muda yang sudah mulai menggunakan media sosial.

Pada kesempatan nanti, Mafindo juga melibatkan Personal Growth, Felicia Ilona dan Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Besar Polisi Indarto, guna mengedukasi pelajar tentang hoax.

“Kita akan berikan edukasi mengenai hoax. Apa itu hoax, ciri ciri hoax, bagaimana tipe untuk mengenali hoax. Nanti akan dibahas dampak hoax dari sisi psikologis oleh partner Mafindo dari personal growth, ada juga dari kepolisian yang akan mensosialisasikan UU ITE dan langkah-langkah preventif Polres Metro Bekasi Kota khususnya dalam memberantas hoax,” jelas Marlina, Rabu (25/4/2018).

Marlina menyadari kalau melawan hoax bukan hanya dengan acara-acara sekali atau seremonial saja. Maka dari itu, kata dia, Mafindo juga telah melalukan deklarasi masyarakat anti hoax, belum lama ini.

“Tujuan kami mengedukasi pelajar pemula pemegang gadget agar punya guidance dalam bermedsos yang sehat, tidak mudah kena hoax atau share hoax yang dapat merugikan orang lain dan memecah belah bangsa,” katanya.

Ia melanjutkan, pada acara Jumat mendatang, pihaknya akan mengemas dengan berbagai games dan hiburan seperti Tarian Lenggang Bekasi yang akan dibawakan oleh Nabilah dan kawan-kawan dari SDN Harapan Baru 3 Kota Bekasi.

Selain itu, akan ada photobooth guna mereka selfie atau wefie, goody bag dan kaos anti hoax.

“Kami juga mengundang Tavasya, seorang murid kelas V SD dari Gandhi Memoriam School yang akan share soal tugas akhir sekolahnya soal hoax, dan apa alasan dia sebagai pelajar mau peduli dengan hoax,” ujarnya.

Diharapkan kampanye dan edukasi nanti berjalan menyenangkan, penuh semangat sehingga tercapai tujuan generasi muda yang sadar bahaya hoax. Sebab, para pelajarlah  nanti yang akan menjadi penerus bangsa.

“10 tahun lagi mereka akan berkecimpung di masyarakat dalam berbagai bidang profesi. Kiprah mereka di medsos atau pergaulan sosial yang nyata akan sangat berpengaruh dalam membangun peradaban baru bangsa,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …