Kuku dan Kulit Macan Jadi Jimat 2 Pencuri Ini

Kasatreskrim Polres Metropolitan Bekasi Kota, AKBP Jairus Saragih, saat gelar perkara, Rabu (25/4/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Kasatreskrim Polres Metropolitan Bekasi Kota, AKBP Jairus Saragih, saat gelar perkara, Rabu (25/4/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

DUA pencuri yang ditembak petugas rupanya menggunakan kuku dan kulit Macan sebagai jimat ketika melancarkan aksinya.

Keduanya adalah AAL (37) dan ES (37). Mereka ditembak ketika berupaya merebut pistol milik polisi pada proses penangkapan.

“Jimat itu diduga berfungsi agar pelaku tidak terlihat oleh korban pencurian saat beraksi,” kata Kasatreskrim Polres Metropolitan Bekasi Kota, AKBP Jairus Saragih, Rabu (25/4/2018).

AAL dan ES ditangkap lantaran mencuri senjata api merek sig sauer serta 4 butir amunisi kaliber 9 mm, uang Rp500 ribu dan ATM milik warga Bantargebang, 14 April lalu.

Jairus menyebut, para pelaku biasa beroperasi di wilayah Bekasi Kota. Sasarannya rumah kosong dan berpenghuni. Senjata yang didapat para pelaku rencananya akan dijual.

“Menurut pengakuan pelaku senjata belum digunakan. Tapi kita masih lakukan pendalaman,” ujar Jairus.

Kedua pelaku melanggar tindak pidana pencurian sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun dan Pasal 1 ayat 1 UU darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara selama 12 tahun. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …