Miras Oplosan Kembali Antarkan 4 Warga Kota Bekasi ke “Alam Kubur”

Jajaran Polsek Jatiasih saat berada di lokasi kejadian. Foto: Istimewa/GoBekasi

Jajaran Polsek Jatiasih saat berada di lokasi kejadian. Foto: Istimewa/GoBekasi

MINUMAN keras alias miras oplosan kembali memakan korban jiwa di Kota Bekasi, Jumat (20/4/2018) dini hari kemarin.

Miras oplosan jenis gingseng itu kembali mengantarkan empat warga Kota Bekasi ke “Alam Kubur”.

Dengan demikian, korban tewas akibat miras oplosan di Kota Bekasi bertambah. Belum lama ini, ada tujuh korban tewas akibat miras oplosan.

“Ya, ada empat yang tewas akibat miras oplosan,” kata Kepala Subbagian Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing, Sabtu (21/4/2018).

Padahal, Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, rutin melakukan operasi miras setiap malam hari ke warung kelontong dan toko jamu.

“Korban tewas bernama Herry Zontalbazo (45), Yoppy (45), Hermadi (57) dan Alfian (52). Semua warga Jatiasih,” bebernya.

Sementara itu, kata Erna terdapat dua korban lain yang saat ini masih dalam penaganan medis di Rumah Sakit Mas Mitra. Yaitu, Jacky (45) dan Indra (30).

Erna menjelaskan, mereka melakukan pesta miras oplosan di kediaman Ucok Maruli Basa Sihombing

Ucok adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tinggal di Jalan Burang RT 007/002, Blok V8, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih.

“Yang membawa miras oplosan adalah salah satu korban yang tewas. Ia bawa miras oplosan dalam botol Teh Pucuk 1 liter,” jelasnya.

Pascaminum miras oplosan, mereka semua mengalami mual dan pusing. Bahkan sampai muntah-muntah.

“Korban kemudian di baaa ke rumah sakit terdekat. Pada pukul 05.00 WIB mereka tewas,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …