Bus Trans Patriot Baru Mengaspal Juni 2018

Salah satu unit uji coba Transpatriot. Foto: Instagram Syaikhu_ahmad_

Salah satu unit uji coba Transpatriot. Foto: Instagram Syaikhu_ahmad_

SEMBILAN unit bus Trans Pariot milik Pemerintah Kota Bekasi yang telah diperkenalkan pada Desember 2017 lalu, baru dapat mengaspal pada Juni 2018, mendatang.

Mangkraknya operasional bus Trans Patriot lantaran saat ini Pemerintah Kota Bekasi masih terkendala dengan operator bus. Hingga kini operator masih dalam proses lelang.

“Juni 2018 nanti Transpatriot sudah dipastikan mengaspal melayani transportasi massal warga Kota Bekasi,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana, Rabu (18/4/2018).

Yayan menjelaskan, pelelangan harus dilakukan agar bus Trans Patriot bisa segera beroperasi. Soalnya, Dinas Perhubungan tidak bisa menjadi operator, karena bertugas sebagai pembuat aturan main bus Trans Patriot.

Sehingga, pemerintah butuh pihak ketiga untuk menjadi operator. Namun sayangnya, banyak pihak ketiga yang masih menghitung keuntungan menjadi operator bus Trans Patriot.

Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Fathikun Ibnu menambahkan, selain melakukan pelelangan, pihaknya juga berencana membayar operator Trans Patriot dengan sistem rupiah/kilometer.

Rencananya, pemerintah menyiapkan subsidi sebesar Rp1.200 per-orang. Dengan begitu, tarif bagi penumpang adalah sebesar Rp3.500.

Tarif bagi penumpang itu, dibebankan dari titik awal menuju titik akhir tujuan warga. Tentunya, pemerintah punya konsekuensi menyubsidi besaran tarif sebenarnya pada operator.

“Dari hasil pembahasan awal besaran subsidi yang kami siapkan adalah Rp1.200/kilometer per-orang,” jelas Fatikhun.

Menurutnya, pembayaran tarif bus Trans Patriot akan mengandalkan sistem pembayaran cashless.

Sehingga, pemerintah mengaku menyerahkan sepenuhnya skema kerja sama pembayaran ini nantinya dengan pihak perbankan pada operator pemenang lelang yang dalam waktu dekat ini akan ditentukan.

“Intinya kami mau semua diurus oleh operator, baik usulan rute, atau sarana dan prasarana lainnya, pemerintah tinggal membayar subsidinya,” tandasnya.

Untuk itu, pemerintah berharap keberadaan operator bus Trans Patriot tersebut bisa mengelola bus dan menjadikan bus massal milik warga Kota Bekasi. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …