Cantik Tidak Hanya dari Luar

Dokter Firdawati, saat Talk Show Kecantikan yang dihelat Nature-E di Grand Galaxi Park. Foto: Istimewa/Gobekasi

Dokter Firdawati, saat Talk Show Kecantikan yang dihelat Nature-E di Grand Galaxi Park. Foto: Istimewa/Gobekasi

LADIES pasti ingin memiliki wajah yang cantik bukan. Untuk mendapatkan itu, tidak susah lho ternyata.

Dokter Firdawati, menjelaskan bahwa untuk menjadi cantik, perempuan mesti rajin konsumsi air putih, sayuran, suplemen dan vitamin.

Asupan-asupan itu penting sebab cantik itu tidak hanya dari luar, tetapi dari dalam.

Selama ini, banyak orang mengira untuk mempercantik dirinya mereka menggunakan kosmetik. Padahal, tidak serta merta seperti itu.

“Cantik itu bukan hanya dari luar saja, tapi dari dalam. Karena itu sel-sel di dalam tubuh butuh adanya asupan seperti air, sayuran, suplemen dan vitamin,” ujar Dokter Firdawati, di sela-sela Talk Show Kecantikan yang dihelat Nature-E di Grand Galaxi Park.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi Nature-E yang mau memberikan edukasi kepada para wanita tentang kecantikan.

“Perempuan perlu mengetahui betul soal cara menjaga kecantikan mereka. Thalk show ini saya kira sangat penting sekali,” jelasnya.

Selain itu, ia menambahkan penting bagi perempuan untuk mengetahui anatomi kulit mereka. Seperti bagian luar itu misalnya menimbulkan adanya perubahan warna dan noda. Kemudian bagian dalam kekencangan kulit.

“Kita perlu mengetahui anatomi kulit dan tau apa dampak-dampaknya,” kata dia.

Selain itu, menurutnya, kulit wanita dipengaruhi oleh usia. Tiap tingkatan usia punya masalahnya sendiri-sendiri.

“Kalau masih usia muda itu paling jerawat dan kalau sudah menginjak kepala tiga biasanya kekenyalannya terbangun. Dan usia lanjut mulai kering dan keriput,” kata dia.

Ia pun menyarankan agar para wanita perbanyak konsumsi air putih, sayuran, multi vitamin dan kurangi makanan berlemak.

“Untuk merawat dari dalam dibutuhak asupan. Kalau dari luar cukup dengan tabir surya,”‘ tandasnya.

Tapi menurutnya, selain harus cantik perempuan diharapkan bisa lebih percaya diri dan tidak merasa sebagai kaum nomor dua atau lebih rendah dari lekaki.

“Harus lebih percaya diri, mandiri dan tidak sebatas pelanjut generasi saja. Kita harus berbuat lebih baik lagi,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds