Bulan Ramadan: Zakat, Sedekah dan Politik Uang Beda Tipis

Ilustrasi politik uang. (Foto: Jawapos)

Ilustrasi politik uang. (Foto: Jawapos)

KOMISIONER Panitian Pengawas Pemilu  (Panwaslu) Kota Bekasi Bidang Penindakan, Muhammad Iqbal, menyebut jika pada bulan suci ramadan riskan dengan perbuatan money politic (politik uang) oleh dua pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

“Bulan ramadan itu, zakat, sedekah dan money politik beda tipis. Sama-sama kasih sembako kepada warga, bedanya adalah jika terdapat money politic terdapat stiker pada sembako yang diberikan,” katanya, Selasa (17/4/2018).

Sejatinya, pada bulan ramadan Panwaslu Kota Bekasi tidak melarang dua paslon yang berkompetisi untuk memperbanyak amal. Namun, beramal tanpa berharap dukungan kepada masyarakat.

“Kalau ada stiker paslon itu jadi masalah, bisa kami langsung diskualifikasi. Namun, jika bagi-bagi sembako tanpa ada meminta dukungan ya silahkan,” tuturnya.

Karena itu, menjelang datangnya bulan sucu ramadan, Panwaslu Kota Bekasi melakukan banyak pertemuan dengan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-Kota Bekasi.

“Kami akan menyamakan persepsi bersama, panwascam harus lebih intens pasa bulan ramadan karena banyak kegiatan keagamaan, dan itu rawan disusupi money politic. Jika menemukan kejanggalan segera lapor dengan menyediakan saksi dan alat bukti bagi dua paslon,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Pengaruhi Hak Pilih Warga Kota Bekasi, Pak RT dan RW Terancam Sanksi Pidana

PSK dan Waria Punya Hak yang Sama

PEKERJA Seks Komersial (PSK) dan kaum waria punya hak pilih sama dengan masyarakat umumnya. Demikian disampaikan Komisioner KPU Kota Bekasi …