Begini Cara KPU Kota Bekasi Fasilitasi Kaum Disabilitas

KPU Kota Bekasi saat menggelar sosialisasi kepada kaum disabilitas di RM. Margajaya, Selasa (17/4/2018). Foto: Istimewa/Gobekasi

KPU Kota Bekasi saat menggelar sosialisasi kepada kaum disabilitas di RM. Margajaya, Selasa (17/4/2018). Foto: Istimewa/Gobekasi

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi bakal membangun Tempat Pemungutan Suara (TPS) diatas permukaan tanah yang rata. Tujuannya, untuk memudahkan kaum disabilitas.

“Ini sesuai dengan arahan KPU pusat, seluruh TPS wajib dibangun di permukaan tanah yang rata,” kata Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Sosialisasi dan SDM, Nurul Sumarheni, Selasa (17/4/2018).

Menurutnya, tidak ada pengecualian pembangunan TPS pada 27 Juni 2018 pada pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur dan Wali Kota-Wakil Wali Kota Bekasi.

“Bagi TPS yang memang tidak ada penyandang disabilitas pun tetap harus membangun TPS di atas permukaan yang rata. Sebab, bisa saja ada penyandang disabilitas pindah  dari tempatnya memilih ke TPS lain,” jelasnya.

Ia menegaskan, KPU Kota Bekasi tidak akan memberikan fasilitas pendamping terhadap kaum disabilitas pada pemungutan suara nanti. Hanya saja, kaum disabilitas diperkenankan jika ingin menggunakan pendampingan.

“Kalau memang memiliki pendamping sendiri dari keluarganya atau orang lain yang tidak memiliki hubungan keluarga, bisa mendampungi. Asalkan, dengan syarat memiliki formulir C3, tapi tetap dilarang mempengaruhi suara,” tegasnya.

KPU Kota Bekasi mempunyai langkah lain yang disiapkan dalam melayani pemilih penyandang disabilitas khususnya. Contohnya, tunanetra yakni, dengan menyiapkan surat suara khusus sehingga mereka pun bisa menggunakan hak suaranya.

“Kami harapkan, dengan langkah yang sudah dilakukan KPU ini masyarakat khususnya, penyandang disabilitas dapat menggunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS. Jadi, ayo datang ke TPS dan gunakan hak pilih Anda, Jangan sampai golput,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …