Tak Mau Diajak Damai, Korban Persekusi Warga Dipolisikan

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto saat memberikan keterangan terkait kasus persekusi di Rawabambu, Jumat (13/4/2018). (Foto: M Yakub/GoBekasi)

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto saat memberikan keterangan terkait kasus persekusi di Rawabambu, Jumat (13/4/2018). (Foto: M Yakub/GoBekasi)

DUA anak korban persekusi sampai ditelanjangi karena diduga mencuri jaket warga di Kampung Rawa Bambu, Harapan Jaya, Bekasi Utara, dilaporkan ke polisi.

Dua anak berinisial AJ (12) dan HL (13) ini dilaporkan keluarga pelaku persekusi, MN (49) yang tak lain adalah mantu H, pemilik jaket yang diambil.

Kerabat pelaku, AI menyatakan telah membuat laporan dugaan pencurian ke Mapolres Metro Bekasi Kota di Jalan Pramuka, Kecamatan Bekasi Selatan pada Sabtu (14/4/2018) lalu.

Selengkapnya di #PersekusiRawaBambu

Dalam laporan itu, keluarga juga menuding anak berinisial RZ (14) dalam dugaan pencurian jaket ini.

“Kita tunggu saja ketiganya diciduk polisi,” kata AI, Senin (16/4/2018).

Pada Minggu (8/4/2018) dini hari lalu, AJ dan HL terpergok oleh MN setelah mengambil jaket H yang dijemur di teras rumah. RZ lalu melempar jaket itu ke AJ dan melarikan diri.

Massa kemudian berhasil mengamankan AJ berikut jaket curian. Pelaku yang kesal dengan ulah pencurian langsung menelanjangi kedua anak itu.

Bahkan AJ sempat dibawa MN ke rumah orang tuanya menggunakan sepeda motor sambil dipukul dan rambutnya dijambak.

Setelah itu, AJ dan HL dibawa ke rumah Ketua RW setempat bernama Mad Sai untuk dimediasi.

Rupanya pada Kamis (12/4/2018) siang, orangtua AJ melaporkan kasus kekerasan yang dialami anak keempat dari 5 bersaudara ini.

Malam harinya, AN diciduk polisi dan mendekam di sel tahanan Mapolres Metro Bekasi Kota.

Pihak MN menyayangkan sikap keluarga korban yang menolak kesepakatan damai secara tertulis.

“Intinya mereka (keluarga korban) tidak mau tanda tangan,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Pengaruhi Hak Pilih Warga Kota Bekasi, Pak RT dan RW Terancam Sanksi Pidana

PSK dan Waria Punya Hak yang Sama

PEKERJA Seks Komersial (PSK) dan kaum waria punya hak pilih sama dengan masyarakat umumnya. Demikian disampaikan Komisioner KPU Kota Bekasi …