KPU Kota Bekasi Yakin, Suket Tak Mudah Dipalsukan

Kantor KPU Kota Bekasi di Jalan Ir.H Juanda, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Foto: Mochmad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Kantor KPU Kota Bekasi di Jalan Ir.H Juanda, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Foto: Mochmad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kota Belasi yakin surat keterangan (Suket) pengganti Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) tidak mudah dipalsukan. Suket bisa digunakan sebagai syarat memilih dalam Pilkada 2018 meski dikhawatirkan rentan dipalsukan.

“Rentan dipalsukan, tapi kan sampai sekarang tidak ada temuan suket palsu,” kata Komisioner KPU Divisi Perencanaan dan Data, Syafrudin, Senin (16/4/2018).

Ia menuturkan, meski menggunakan suket, para pengguna tetap harus melalui prosedur perekaman e-KTP. Menurutnya, mekanisme pembuatan suket sama dengan e-KTP.

“Jangan dibayangkan secarik kertas asal-asalan,” tuturnya.

Syafrudin menjelaskan, suket yang dimaksud dalam Undang Undang Pilkada adalah suket yang diperoleh melalui mekanisme perekaman e-KTP yang telah ditentukan.

Untuk mendapat suket masyarakat tetap harus datang ke kantor kelurahan untuk di foto dan pengambilan sidik jari.

“Tetapi mungkin setelah perekaman ada kendala teknis seperti tidak ada blanko, dan masalah lainnya,” jelas Syafrudin.

Ia optimistis masyarakat bisa memperoleh hak politik sebagaimana mestinya. Dalam rapat konsultasi dengan pemerintah, Dimas Kependudukan dan Catata  Sipil menyatakan akan meningkatkan pelayanan dalam membuat e-KTP dan suket. (kub/gob)



loading...

Feeds

Pengaruhi Hak Pilih Warga Kota Bekasi, Pak RT dan RW Terancam Sanksi Pidana

PSK dan Waria Punya Hak yang Sama

PEKERJA Seks Komersial (PSK) dan kaum waria punya hak pilih sama dengan masyarakat umumnya. Demikian disampaikan Komisioner KPU Kota Bekasi …