Jelang Puasa, Peredaran Miras Terus Diberantas

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto saat menggelar perkara peredaran miras dengan instansi samping seperti Pj Walikota Bekasi dan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Senin (16/4/2018). Foto: Istimewa/Gobekasi

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto saat menggelar perkara peredaran miras dengan instansi samping seperti Pj Walikota Bekasi dan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Senin (16/4/2018). Foto: Istimewa/Gobekasi

MENJELANG hadirnya bulan suci ramadan atau puasa, peredaran minuman keras atau miras oplosan di Kota Bekasi akan di berantas.
Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota berencana akan menggandeng Pemerintah Kota Bekasi guna melakukan razia peredaran miras.

“Kami akan berantas peredaran miras. Apalagi sudah banyak jatuh korban, baik kritis sampai tewas,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, Senin (16/4/2018).

Saat ini pihaknya mendapati 243 miras berbagai kemasan. Hasil itu didapat dari 9 titik di Kota Bekasi.

Indarto menegaskan, pemberantasan miras melalui operasi gabungan nanti tidak saja menyasar ke sejumlah tempat hiburan malam dan warung jamu.

“Warung kelontongan juga akan kami razia, karena juga mendominasi peredaran miras,” tegasnya.

Ia menargetkan, sebelum jatuh bulan puasa, pihaknya sudah mensterilkan Kota Bekasi dari peredaran miras.

Menurutnya, selain memgancam jiwa para konsumen, miras juga sangat mengganggu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah wajib umat muslim.

Seperti di ketahui, miras kini menjadi ancaman serius bagi kinsumennya. Betapa tidak, saat ini sudah terdapat 91 orang tewas akibat miras oplosan pada waktu yang bersamaan pekan kemarin.

Korban tewas mayoritas akibat mengkonsumsi miras oplosan yang dijual bebas dengan harga relatif murah yakni, Rp10-20 ribu per pelastik. Korbannya adalah di Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Di Jawa Barat, korban tewas akibat miras oplosan sebanyak 58 orang. Rinciannya yakni 41 orang di Cicalengka, 7 orang di Kota Bandung, 7 orang di Sukabumi, 2 orang di Cianjur, dan 1 orang di Ciamis.

Sementara di wilayah hukum Polda Metro Jaya, ada 33 korban meninggal. Rinciannya, 10 orang meninggal di Jakarta Timur, 8 orang meninggal di Jakarta Selatan, 6 orang meninggal di Depok, 7 orang meninggal di Bekasi Kota, dan 2 orang meninggal di Ciputat. (kub/gob)



loading...

Feeds

Pengaruhi Hak Pilih Warga Kota Bekasi, Pak RT dan RW Terancam Sanksi Pidana

PSK dan Waria Punya Hak yang Sama

PEKERJA Seks Komersial (PSK) dan kaum waria punya hak pilih sama dengan masyarakat umumnya. Demikian disampaikan Komisioner KPU Kota Bekasi …