Anak Punk yang Tergeletak di Cikarang Selatan Itu Ternyata Dibunuh, Begini Kronologinya…

Polisi menunjukkan barang bukti yang digunakan pelaku membunuh korban, Senin (16/4/2018). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

Polisi menunjukkan barang bukti yang digunakan pelaku membunuh korban, Senin (16/4/2018). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

SEORANG anak punk yang tergeletak tak bernyawa di depan Toko DB Busana pada 6 April 2018 di Cikarang Selatan ternyata merupakan korban pembunuhan.

Kepala Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan AKP Jefri menjelaskan, korban dibunuh oleh 5 teman sesama anak punk, yakni AR (23), JJ (16), MAP (14) dam AFB (16). Satu orang lainnya, D masih buron.

“Korban itu anak baru di situ. Dia orang Bogor, sedangkan teman-temannya anak punk Sumedang. Jadi korban ini menjelek-jelekan AR yang tertua di sana,” jelasnya.

“Kemudian pelaku AR bersama empat orang lainnya mengeroyok korban. Jadi korban dipukul dengan batu bata, lalu ditusuk AR dengan tanduk rusa yang dijadikan kalung. Korban ditusuk di bagian pinggang,” sambungnya.

Kapolsek Cikarang Selatan Komisaris Alin Kuncoro, menjelaskan, anak punk lain yang lebih muda dari AR diminta memberi tanda pada korban yang tak berdaya.

Misalkan pelaku AFB, D, MAP yang menendang korban dan JJ melempar batu kepada korban. Tak lama pelaku pun meninggal dunia akibat pengeroyokan itu.

“Kita mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain 1 kaos, 1 batu-bata, 1 cone block, 1 tanduk rusa dan sepasang sepatu korban,” ucapnya.

“Pelaku terancam Pasal 170 Ayat 2 dan 3 dengan ancaman di atas 5 tahun penjara,” tutup Alin. (dam/gob)



loading...

Feeds

Pengaruhi Hak Pilih Warga Kota Bekasi, Pak RT dan RW Terancam Sanksi Pidana

PSK dan Waria Punya Hak yang Sama

PEKERJA Seks Komersial (PSK) dan kaum waria punya hak pilih sama dengan masyarakat umumnya. Demikian disampaikan Komisioner KPU Kota Bekasi …