Masyarakat Mulai Manfaatkan Bank Sampah

BANK SAMPAH : Kepala UPTD Kebersihan Bantargebang, Yono sedang memantau Bank Sampah Berkah Sejahtera di RT02/03, Kelurahan Bantargebang.CR27/RADAR BEKASI

BANK SAMPAH : Kepala UPTD Kebersihan Bantargebang, Yono sedang memantau Bank Sampah Berkah Sejahtera di RT02/03, Kelurahan Bantargebang.CR27/RADAR BEKASI

MASYARAKAT Kota Bekasi mulai memanfaatkan bank sampah, Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Sugiono.

Dirinya mengatakan, Bank sampah di Kota Bekasi saat mencapai 1.030 unit, namum hanya 211 bank sampah yang telah mandiri dan produktif dalam mengolah sampah, sedangkan 819 bank sampah belum beroperasi maksimal. Meski demikian, Sugiono mengklaim keberadaan bank sampah di Kota Bekasi bertambah dibanding tahun lalu dengan total 911 unit.

“Sejauh ini, Kata elemen masyarakat sudah banyak yang terlibat dalam bank sampah. Contohnya keterlibatan Karang Taruna, organisasi kemasyarakatan (ormas) di setiap kecamatan. Bahkan mereka juga ikut mengubah sampah menjadi pupuk, souvenir dan bio gas,” ucapnya Minggu (15/4/2018).

Bukan hanya itu, tingkat kesadaran masyarakat terhadap lingkungan cukup tinggi. Masyarakat sudah menjadikan bank sampah menjadi klinik dengan mengikuti aturan main seperti mulai memilah sampah organik dan nonorganik.

“Sejauh ini kami sudah cukup sangat apresiasi kepada masyarakat Kota Bekasi untuk mengembangkan bank sampah, di samping bisa membuat Kota Bekasi lebih bersih dari sampah, dan juga tentunya bisa menambah pemghasilan dari bank sampah tersebut,” tuntasnya. (Adv/dyt/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …