Pemkot Bekasi Bakal Atur Ketinggian Hunian Vertikal

(Ilustrasi) Ini dia apartemen Grand Centerpoint yang disewakan dalam per hari oleh pemiliknya. (Foto: Dokumentasi Radar Bekasi)

(Ilustrasi) Ini dia apartemen Grand Centerpoint yang disewakan dalam per hari oleh pemiliknya. (Foto: Dokumentasi Radar Bekasi)

PEMERINTAH Kota Bekasi, sedang membahas aturan seputar batasan ketinggian hunian vertikal di wilayahnya guna penataan kawasan serta keamanan bagi pengguna.

Kabid Perencanaan pada Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi, Erwin Guwinda, mengatakan saat ini Pemkot Bekasi masih memberikan izin pembangunan gedung tinggi sesuai permohonan pengembang.

“Saat masih diperbolehkan pengembang membangun hunian vertikal sesuai keinginan mereka, namun dengen konseskuensi saat ada payung hukumnya pengembang bersedia memanggakas tinggi gedung yang sudah mereka bangun bila menyalahi aturan,” katanya, Kamis (12/4/2018).

Erwin mengatakan dasar hukum pengaturan terkait batas ketinggian bangunan masih dalam proses pematangan. Menurutnya, salah satu klausul aturan tersebut adalah batas ketinggian hunian vertikal maksimal 40 lantai.

Hal ini mengacu pada standar Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP) Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan.

“Kota Bekasi masuk dalam daftar wilayah yang berkategori rawan bahaya kecelakaan. Semakin dekat dengan kawasan Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, maka bangunan akan semakin rendah. Bila melanggar ketinggian bisa membahayakan standar operasional keselamatan penerbangan, maka pengembang harus siap memangkas tinggi bangunan,” paparnya.

Sejumlah kawasan di Kota Bekasi yang dianggap berdekatan dengan Bandar Udara Halim Perdana adalah Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondokgede.

Menurut Erwin, secara estetika kota, pembangunan gedung di pusat kota merupakan batas tertinggi yang diperbolehkan oleh pemerintah Kota, salah satunya di Jalan Ahmad Yani sepanjang 4,2 kilometer.

Erwin memastikan, sejauh ini belum ada bangunan vertikal seperti apartemen yang dibangun melebihi perhitungan dasar tinggi bangunan.

“Contohnya Apartemen Lagoon yang dibangun di pusat Kota Bekasi pun masih punya batas ketinggian yang wajar,” tandasnya. (adv/hms/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …