120 Siswa SMA di Bekasi Terpaksa Ikut UNBK Susulan, Kok Bisa?

Ilustrasi komputer. (Foto: http://www.pullman-wa.gov)

Ilustrasi komputer. (Foto: http://www.pullman-wa.gov)

HARI terakhir pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) kemarin Kamis (12/4/2018), tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Beberapa siswa mengaku ada kendala UNBK yang terjadi dan sangat mengganggu pada pelaksanaan hari ke 3 dan ke 4.

Salah satu siswa SMAN 7 Bekasi, Sopyan Adi mengaku dirinya termasuk satu dari 120 anak yang terpaksa harus melakukan UNBK susulan pada tanggal 17 April mendatang karena server mengalami gangguan sehingga tidak memungkinkan untuk dilaksanakan pada hari yang sama.

Menurut keterangannya, kendala terjadi pada salah satu lab sehingga menyebabkan siswa sesi 1, 2 dan 3 harus mengikuti ujian susulan. Kejadian serupa terjadi pada pelaksanaan hari keempat menyebabkan 120 siswa tersebut baru bisa mengikuti ujian susulan sekitar pukul setengah empat sore dan memaksa Sopyan dan relanya harus pulang lebih lama yakni sekitar pukul 17 sore.

“Hari ketiga dan keempat agak terganggu karena server mengalami gangguan, kita yang ada di lab 3 terpaksa harus susulan semua, termasuk sesi 1, 2 dan 3. Susulan sekitar tanggal 17 April,” ucapnya Jumat (13/4/2018).

Sementara itu ditempat terpisah Kepala Seksi (KASI) Pengawasan KCD Wilayah III Provinsi Jawa Barat Mawar, membenarkan adanya kejadian tersebut namun ia mengatakan belum menerima laporan terkait siswa yang harus mengikuti ujian susulan karena gangguan server dalam pelaksanaan UNBK tahun ini.

Seputar UNBK tahun ini? Klik #UNBK2018

“Itu dari pusatnya, mungkin gangguan dari pusat untuk ona tertentu. Total 5 sekolah yang melapor mengalami gangguan server mayoritas di wilayah timur dan utara. Tidak ada yang laporan susulan gara-gara itu, ada juga yang laporan susulan karena sakit dan orang tuanya meninggal,” tuntasnya (dyt/gob)



loading...

Feeds

Pengaruhi Hak Pilih Warga Kota Bekasi, Pak RT dan RW Terancam Sanksi Pidana

PSK dan Waria Punya Hak yang Sama

PEKERJA Seks Komersial (PSK) dan kaum waria punya hak pilih sama dengan masyarakat umumnya. Demikian disampaikan Komisioner KPU Kota Bekasi …