Pembangunan Tol Becakayu Meleset dari Target Awal

Pembangunan Tol Becakayu mencakup dua seksi, yakin ruas Casablanca - Jakasampurna sepanjang 11 km dan ruas Jakasampurna - Duren Jaya sepanjang 10,04 km yang ditargetkan akan rampung pada tahun 2017. FOTO: Dokumentasi/GoBekasi

Pembangunan Tol Becakayu mencakup dua seksi, yakin ruas Casablanca - Jakasampurna sepanjang 11 km dan ruas Jakasampurna - Duren Jaya sepanjang 10,04 km yang ditargetkan akan rampung pada tahun 2017. FOTO: Dokumentasi/GoBekasi

PROGRES pembangunan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) seksi II-A di Kota Bekasi meleset dari target.

Proyek yang telah memasuki bulan kelima pengerjaan ini, harusnya sudah mencapai 13 persen, tapi faktanya baru 5,4 persen.

Direktur Teknik dan Operasi PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM), Purma Yose Rizal membenarkan hal itu.

Menurutnya, pemicu keterlambatan pembangunan karena pihaknya harus berkoordinasi dahulu dengan Pemerintah Kota Bekasi.

KKDM selaku pemegang konsesi tol ini juga berupaya mencari perubahan tipe konstruksi tol di ruas Jalan KH. Noer Alie (Kalimalang), Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan.

“Ada kendala di pedestrian yang ada di sisi utara Bekasi. Jadi, span konstruksi akan disesuaikan, sehingga ada yang dipanjangkan dan ada juga yang dipendekkan,” kata Purma, Kamis (12/4/2018).

Karena masih koordinasi itu, maka pihaknya belum bisa melakukan konstruksi di lahan milik pemerintah daerah. Dia berharap, secepatnya pengerjaan di dekat jalur pejalan kaki itu bisa segera dimulai.

“Target kami pembangunan bisa selesai di bulan Desember ini,” ujarnya.

Dia mengatakan, lembaganya juga sedang mengkaji usulan Pemerintah Kota Bekasi soal perubahan trase dari Jalan Ahmad Yani Bekasi (utara) ke Jalan Mayor Hasibuan (timur).

Pemerintah Kota Bekasi menolak trase tol melintasi Jalan Ahmad Yani karena bisa merusak estetika kota, apalagi jalan protokol tersebut merupakan gerbang masuk ke pusat kota.

“Perubahan yang diminta sedang dikaji terhadap aspek kebutuhan traffic dan bisnis plan-nya. Termasuk alokasi dananya, tergantung di mana diberhentikan dan nyambungnya kemana di seksi II ini,”jelasnya.

Berdasarkan catatannya, ada 3 titik lahan di Kota Bekasi yang tengah dibebaskan dalam pengerjaan tol pada seksi ini.

Di antaranya di Kelurahan Jakasampurna, Kelurahan Bintara Jaya dan Kelurahan Kayuringin.

Sampai saat ini, proses pembebasan lahan masih ditangani Panitia Pembebasan Tanah (P2T) setempat.

“Ada juga lahan (pembebasan) di Jakarta Timur untuk koneksi dengan Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono,” tandasnya. (adv/hms/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …