Mencegah Aksi Corat-Coret Seragam Usai UNBK

Pembinaan untuk pelajar MAN 1 Bekasi, Kamis (12/4/2018). (Foto: Ist)

Pembinaan untuk pelajar MAN 1 Bekasi, Kamis (12/4/2018). (Foto: Ist)

MADRASAH Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bekasi melarang siswa-siwinya melakukan aksi corat-coret baju. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala MAN 1 Kota Bekasi, Endang Saefudin di kegiatan setelah Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolahnya

Dirinya mengatakan, kegiatan ketuk dari sisi agama ini mempunyai point edukasi, salah satunya adalah menyadarkan anak didiknya untuk tidak berprilaku merugi salah satunya adalah mencorat-coret baju seragam.

“Kami iimbau anak-anak agar tidk melakukan seperti itu, kenapa kita berlakukan peraturan ini, karena tanpa kita sadari masih banyak orang-orang yang membutuhkan seragam, nah dari pada di corat-coret mending seragamnya dikasih kepada orang-orang yang membutuhkan,” ucapnya Kamis (12/4/2018).

Bukan hanya imbauan mengenai aksi corat-coret seragam sekolah 481 siswa yang ikut pelaksanaan UNBK ini di arahkan juga di pemaparan yang positif mengenai dunial luar setelah mereka lulus dari 12 tahun mengenyam bangku sekolah.

“Kami juga memaparkan mengenai dunia luar, karena ini adalah point tujuan mereka setelah mereka lulus dari bangku sekolah. Mereka harus lebih siap menjadi pribadi yang lebih baik, dan tentunya menjaga akhlak mereka entah di dunia pekerjaan atau di bangku kuliah nanti,” harapnya (dyt/gob)



loading...

Feeds

Pengaruhi Hak Pilih Warga Kota Bekasi, Pak RT dan RW Terancam Sanksi Pidana

PSK dan Waria Punya Hak yang Sama

PEKERJA Seks Komersial (PSK) dan kaum waria punya hak pilih sama dengan masyarakat umumnya. Demikian disampaikan Komisioner KPU Kota Bekasi …