Jalur Pedestrian Jalan Chairil Anwar Bakal Dibongkar

(Ilustrasi) Pembangunan taman di Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, dilakukan sebagai upaya mewujudkan target 30 persen ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus mengendalikan kenyamanan iklim dan keserasian estetika kota, Kamis (3/12). Foto :  GOBEKASI.co.id

(Ilustrasi) Pembangunan taman di Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, dilakukan sebagai upaya mewujudkan target 30 persen ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus mengendalikan kenyamanan iklim dan keserasian estetika kota, Kamis (3/12). Foto : GOBEKASI.co.id

PEDESTRIAN yang berada di Jalan Chairil Anwar bakal dibongkar dan dibangun kembali ke arah utara. Hal itu guna menyesuaikan kontruksi tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

Kepala Bidang Perencanaan pada Dinas Penataan Ruang Kota Bekasi, Erwin Guwinda, mengatakan, pelaksana proyek siap bertanggung jawab dengan mengganti jalur pejalan kaki yang baru.

Sebab keberadaan jalur pedestrian merupakan bangunan pelengkap jalan. Meski demikian, jalur pedestrian belum bisa dibongkar untuk saat ini karena dokumen pengerjaannya masih diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dokumen itu diperiksa sebagai pertanggungjawaban Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi dalam menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 untuk membangun jalur pejalan kaki.

“Pelaksana proyek juga belum memberikan detail engineering design (DED) ke pemerintah daerah soal jalur penghubung tol dengan jalan di depan Masjid Al Azhar, Bekasi Selatan,” katanya, Kamis (12/4/2018).

Soal penolakan trase dari Jalan Ahmad Yani ke Mayor Hasibuan, kata Erwin, keputusan tersebut sebetulnya sudah selesai.

Pelaksana proyek sudah setuju dengan keinginan daerah apalagi rencana terbaru, ujung ruas tol ini bukan berada di Ganda Agung, Bekasi Timur namun berada di Junction Tambun, Kabupaten Bekasi.

“Untuk trase tidak ke Jalan Ahmad Yani tapi ke Mayor Hasibuan terus ke arah timur melintasi Kalimalang sampai Tambun,” katanya.

Akibat perubahan trase akhir ini, maka ruas tol Becakayu akan semakin panjang.

Bila akhir ruas tol ini di Ganda Agung bisa mencapai 21 kilometer, sedangkan sampai Tambun mencapai 23,8 kilometer.

Tol Becakayu terdiri atas empat seksi, yakni Seksi I-A Junction Pedati-Cawang (3,5 kilometer), Seksi I B-C Cawang-Jakasampurna (8,4 kilometer), Seksi II-A Jakasampurna-Ahmad Yani (4,1 kilometer) dan Seksi II-B Ahmad Yani- Junction Tambun (7,8 kilometer). (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …