Tanggapan Panelis Soal Debat Publik Perdana Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi

Kedua paslon bersama moderator di Debar Publik Pilkada Kota Bekasi, Rabu (11/4/2018). (Foto: M Yakub/GoBekasi)

Kedua paslon bersama moderator di Debar Publik Pilkada Kota Bekasi, Rabu (11/4/2018). (Foto: M Yakub/GoBekasi)

DEBAT publik pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi-Tri Adhianto Tjahyono dan Nur Supriyanto, yang di fasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi di Gedung Al-Muhajirien, Bekasi Timur, berjalan dinamis.

Panelis Nandang Najmul yang merupakan Rektor Universitas Islam “45” Bekasi, mengatakan jika debat publik perdana ini cukup baik.

“Keduanya menguasai materi, cukup bagus,” kata Nandang usai berakhirnya debat publik, yang dihadiri 80 pendukung masing-masing paslon.

Mengenai adanya singgungan masalah gereja ia menampik berkaitan dengan isu Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA). Menurutnya, paslon dua hanya mengingatkan tentang adanya konflik sosial.

“Tidak ada singgung isu SARA. Paslon 2 hanya mengingatkan, dan paslon 1 tetap bertahan dengan sikap pluralismenya,” tutur Nandang.

Nandang mengingatkan kepada masyarakat Kota Bekasi agar dapat membaca pengalaman atau track record masing-masing paslon agar tidak salah dalam memilih di Pilkada 2018.

“Jangan sampai golpot, gunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya,” tandas Nandang. (kub/gob)



loading...

Feeds

Pengaruhi Hak Pilih Warga Kota Bekasi, Pak RT dan RW Terancam Sanksi Pidana

PSK dan Waria Punya Hak yang Sama

PEKERJA Seks Komersial (PSK) dan kaum waria punya hak pilih sama dengan masyarakat umumnya. Demikian disampaikan Komisioner KPU Kota Bekasi …